Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
DPD RI
Komite II DPD RI Kritisi Kinerja Pemerintah Kabupaten Kota di Aceh
Monday 02 Mar 2015 13:52:36
 

Komite II Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Rafli Kande saat berdialok dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) dan sejumlah wartawan pada, Minggu (1/3) di Hotel Kartika Kota Langsa.(Foto: BH/kar)
 
ACEH, Berita HUKUM - Komite II Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh Rafli Kande mengkritisi kinerja pemerintah Kabupaten Kota yang ada di provinsi Aceh. Hal tersebut di sampaikan dalam pertemuan dengan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Aceh Tamiang dan sejumlah awak media pada, Minggu (1/3) di Hotel Kartika Kota Langsa, Aceh.

Menurut Senator yang membidangi Pertanian, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, Energi dan Sumberdaya Mineral, Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Pemberdayaan Ekonomi Rakyat dan Desa Tertinggal, Perindustrian dan Perdagangan, Penanaman Modal serta Pekerjaan Umum menyebutkan pemerintah Kota Langsa tidak pandai melobi anggaran dari Pusat untuk di bawa ke daerah.

Pemerintah Langsa tidak pandai berkordinasi, padahal koordinasi itu sangat penting sekali untuk efek dominonya, menurut Rafli Kande anggaran dari setiap Dirjen yang ada di pusat sangat banyak sekali, karena tidak di loby makanya tidak turun ke daerah, banyak program yang ada di Dirjen kalau tidak ada Orientasi pemerintah pusat tidak mungkin mengucurkan anggaran," ujar Rafli Kande, Senator dari pantai barat Selatan Aceh tersebut.

Menurutnya lagi, ada juga daerah yang pandai meloby dan anggarannya di kucurkan, tapi orientasinya tidak jelas serta pengawasannya tidak serius, maka anggarannya mubazir. Dengan mencontohkan ada bangunan setelah dibagun selain tidak berkualitas juga tidak di tempati, "program sembada pangan dan daging kan tidak berhasil, karena tidak ada program yang jelas, banyak bangunan yang perlu di bangun di Aceh. Namun, Orientasi tidak jelas serta pengawasan tidak serius, makanya apa yang di kerjakan tidak berhasil," ujar Senator Rafli.

Menurut Rafli lagi, "akibat kurang lobi serta kerjasama dengan semua pihak, sehinga Dinas Perikanan Kabupaten Kota di Aceh pada tahun 2015 tidak mendapatkan kucuran dana dari Dirjen Budidaya,". Menurut Rafli lagi, "tidak ada cara lain, semua pihak kita harus jalin kerjasama untuk membangun Aceh kedepan," ajaknya.

Rafli Kande juga mengajak semua pihak untuk menghidupkan pelabuhan Kuala Langsa, "Pelabuhan itu harus di hidupkan, kalau masaalah regulasi bisa kita usahakan, kita bisa jalan bersama-sama dengan kementerian di pusat untuk memikirkannya," pungkas Rafli Kande.(bhc/kar)



 
   Berita Terkait > DPD RI
 
  Wakil Ketua DPD RI Mahyudin Tetap Himbau Masyarakat Terus Jaga Persatuan dan Kesatuan
  Dukungan DPD RI untuk Akselerasi Transformasi Digital Indonesia
  Kasus Evi Apita Maya: Sengketa Pertama ;Foto Cantik; dalam Pemilu Indonesia
  DPD RI Evaluasi Dana Otsus Aceh dan Papua
  Senator Tanamkan Makna Kebangsaan
 
ads1

  Berita Utama
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

Istana Dukung Kejagung Bersih-bersih di Pertamina: Akan Ada Kekagetan

Megawati Soekarnoputri: Kepala Daerah dari PDI Perjuangan Tunda Dulu Retreat di Magelang

 

ads2

  Berita Terkini
 
3 Anggota Polri Ditembak Oknum TNI AD di Way Kanan Lampung, Menko Polkam Minta Pelaku Dihukum Berat

BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan

Kasus Korupsi PT BKS, Kejati Kaltim Sita Rp2,5 Milyar dari Tersangka SR

Tolak Tawaran Jadi Duta Polri, Band Sukatani Akui Lagu "Bayar Bayar Bayar" Diintimidasi

10 Ribu Buruh Sritex Kena PHK, Mintarsih Ungkap Mental Masyarakat Terguncang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2