Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Partai Hanura
Komitmen Hary Tanoesoedibjo Ingin Mengaktualisasikan Idealisme
Sunday 10 Mar 2013 22:46:29
 

Hary Tanoesoedibjo.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM – Bergabungnya Hary Tanoesoedibjo ke partai Hanura menambah keyakinan diri bagi para pengurus partai Hati Nurani Rakyat tersebut, termasuk diprediksi akan membawa partai itu dalam tiga besar hasil pemilu 2014.

Menanggapi tudingan miring yang menyerang gaya politik CEO MNC Group ini, Hary menilai bahwa aktualisasi idealisme perlu menjadi pertimbangan dan bukan sekedar mengejar jabatan.
"Banyak orang takut parpol pindah karena dibilang kutu loncat. Saya pertimbangkan lama dan komitmen saya bisa mengaktualisasikan idealisme bukan cuma perintah sana sini mencari jabatan," kata Hary.

Ketua Umum Hanura Wiranto mengatakan bahwa hasil survei yang menyatakan hasil lembaga survei yang belum menempatkan partainya di papan atas adalah hal yang wajar. Namun, hasil itu akan berubah menjelang pemilu 2014.

"Partai Hanura dengan perkembangan yang tinggi masih berhitung, yang penting jangkauan politik yang realistik dan rasional. Dengan masuknya Pak Hary Tanoe paling tidak kita masuk tiga besar," kata Wiranto optimis saat berada di Kantor DPP Hanura, Jakarta, Minggu (10/3).
Sebagaimana diketahui pula 10 partai yang gagal menjadi peserta Pemilu 2014, akhirnya bergabung dengan Partai Hanura. Hal ini bagi Wiranto menilai penggabungan itu membuat Partai Hanura berkembang.

"Pada sisi pencalonan, maka integrasi ini cukup mantap dan lengkap," ujarnya. Bergabungnya 10 partai itu, kata Wiranto, juga tidak mengganggu proses Daftar Caleg Sementara (DCS) yang akan diserahkan pada 9 April 2013. Wiranto mengatakan Hanura tidak kekurangan tempat bagi caleg yang berkualitas.

Ia mengakui bergabungnya 10 partai menimbulkan risiko. Namun, Wiranto menegaskan tidak ada gejolak di internal partai saat menerima 10 partai tersebut.

Selain itu Wiranto mengatakan pimpinan partai yang bergabung akan menjadi pengurus partai Hanura. Wiranto mencontohkan Ketua PPRN Amelia Yani yang siap menjadi Ketua DPP Hanura. Kami terbuka kepada pimpinan partai yang ingin menjadi pengurus Hanura,” tegasnya. (tbn/bhc/mdb)




 
   Berita Terkait > Partai Hanura
 
  Hanura Usul Pembentukan UU Pembuktian Terbalik Soal Harta Kekayaan Pejabat Negara
  Pecah Lagi, Konflik OSO-Wiranto Bikin Hanura Makin Tak Diperhitungkan di Pilkada 2020
  Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai
  Desak Polisi Tersangkakan Komisioner KPU, Ribuan Kader Hanura Geruduk Polda Metro Jaya
  Aswanto SH Putra Asli Bengkulu Bacaleg Partai Hanura untuk DPR RI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2