Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Filipina
Korban Kebakaran Pabrik Sepatu Filipina Mencapai 72 Jiwa
Friday 15 May 2015 10:58:20
 

Para pekerja dilaporkan mengeluh atas kondisi kerja yang keselamatan yang buruk. Pihak berwenang mengatakan diperlukan waktu untuk mengidentifikasi jenazh.(Foto: Istimewa)
 
MANILA, Berita HUKUM - Jumlah korban jiwa akibat kebakaran di sebuah pabrik sepatu di Filipina mencapai 72 orang, seperti dilaporkan pihak berwenang. Polisi juga memastikan akan mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas kebakaran karena para pekerja mengeluhkan kondisi kerja dan keselamatan yang buruk di dalam pabrik.

"Jelas akan ada dakwaan hukum karena orang-orang tewas," kata penjabat Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Leonardo Espina.
"Terlepas apakah merupakan kecelakaan atau sengaja dibakar, orang-orang tewas. Kami sedang memastikan hal yang sebenarnya terjadi sehingga bisa memutuskan dakwaannya."

Filipina tidak memperlakukan secara ketat standar keselamatan dan kebakaran relatif sering terjadi, khususnya di kawasan-kawasan pemukiman kumuh.

Kebakaran atas pabrik sepatu di kawasan miskin Valenzuela di pinggiran utara ibu kota Manila ini berlangsung cepat dan hanya sebagian kecil orang yang bisa menyelamatkan diri.

Sebagian besar korban meninggal karena terperangkap asap tebal yang disebabkan terbakarnya karet serta bahan kimia.
Pekerja yang selamat dan keluarga korban mengatakan kepada para wartawan bahwa pekerja mendapat upah di bawah batas minimum dan tidak mengetahui prosedur penyelamatan saat kebakaran.

"Kami berlarian dan tidak tahu persis ke arah mana," kata seorang korban yang selamat, Lisandro Mendoza.
Pihak berwenang mengatakan proses identifikasi jenazah akan memerlukan waktu karena sidik jari tidak bisa digunakan lagi untuk jenazah yang hangus terbakar.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2