Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Irak
Kota Mosul Jatuh, PM Irak Serukan Keadaan Darurat
Wednesday 11 Jun 2014 16:10:25
 

Pergerakan milisi tidak dapat dihadang meskipun pasukan pemerintah ditambah.(Foto: Istimewa)
 
IRAK, Berita HUKUM - Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki meminta parlemen menyatakan keadaan darurat setelah kelompok ekstrem berhaluan Islam mengambil alih kota Mosul di bagian utara. PM Nouri al-Maliki menyampaikan permintaan tersebut dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung, Selasa (10/6).

Kelompok ekstrem berhaluan Islam di Irak telah merebut bangunan-bangunan utama milik pemerintah di kota Mosul, dengan demikian secara efektif mereka mengambil alih kekuasaan di kota kedua terbesar di negara itu.

Di antara tempat-tempat yang direbut adalah bandar udara, markas militer, dan berbagai penjara. Ratusan orang bersenjata dengan senjata granat roket dan senapan mesin merebut tempat-tempat itu.

Angkatan bersenjata dan Polisi dilaporkan telah meninggalkan pos penjagaan, sementara ribuan penduduk melarikan diri dari kota itu.

Ketua parlemen Irak mengatakan kelompok teroris kini menguasai bukan hanya Mosul tapi juga keseluruhan Provinsi Nineveh dan menyerukan agar pasukan pemerintah segera dikirim ke sana.

Kelompok Negara Islam di Irak dan Levant, kata wartawan BBC Jim Muir, telah menguasai sebagian wilayah Provinsi Nineveh selama berbulan-bulan dan memungut biaya pengiriman barang serta menuntut uang perlindungan kepada para pejabat.

Setelah bertempur selama lima hari, mereka menguasai instalasi-instalasi penting di ibukota Provinsi Nineveh, Mosul, yang dihuni sekitar 1,8 juta penduduk.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Irak
 
  PBB Menyerukan Diakhirinya Kekerasan di Irak yang Menewaskan Hampir 100 Orang
  Bom Tewaskan 165 Orang Lebih, Irak Umumkan Hari Berkabung Nasional
  Pengungsi di Irak Mencapai 3 Juta Orang
  Seribu Rudal Antitank AS Dikirim ke Irak
  AS Kirim 1.500 Tentara Tambahan ke Irak
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2