Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pencemaran Nama baik
M Assegaf Siap Hadapi Laporan Yusuf Supendi ke Mabes Polri
Monday 11 Feb 2013 15:35:30
 

Pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), M Assegaf saat diwawancarai para wartawan, Senin (4/2).(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Merasa dilecehkan dan dicemarkan nama baiknya saat acara Indonesia Lawyer Club (ILC) TV One, di Hotel Borobudur Prahara PKS, Selasa (6/2). Dimana mantan pendiri PKS, Yusuf Supendi telah melaporkan pengacara Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), M Assegaf ke Mabes Polri, terkait ucapannya yang mengatakan bahwa Yusuf Supendi merupakan orang sakit hati telah dipecat oleh PKS.

M Assegaf saat ditemui para wartawan di KPK menjelaskan bahwa, "saya dibisikin rekan saya, dahulu Yusuf Supendi pernah menggugat pimpinan PKS (LHI) dan melawan hukum, tetapi gugatannya telah ditolak," ujar M Assegap.

"Bila saya dipanggil Polisi sebagai terlapor, maka saya akan datang dan jelaskan bahwa saat itu saya sedang menjalankan profesi saya sebagai Lawyer (LHI), dan Polisi tidak akan ujuk-ujuk panggil saya," tambahnya.

Kami organisasi Advokat dan perjanjian kerjasama dengan Polri, dan Polri akan menyurati organisasi saya terlebih dahulu, sebelum melakukan pemangilan terhadap saya.

"Pada saat break shooting acara di TV One tersebut, saya langsung mendatangi Yusuf karena sama-sama merasa orang tua, dan barang kali dia sakit hati. Dan saat sempat menyalami dia, saya sempat memohon ma'af," pungkas M Assegaf.(bhc/put)



 
   Berita Terkait > Pencemaran Nama Baik
 
  Diduga Lalai, Pengusaha Muda Laporkan sebuah Bank Pemerintah ke Polisi
  Kasus Denny Siregar, Kapolda Jabar: Saya Baru Dengar dari Wartawan
  Ustadz Maheer Ditangkap, Tengku Zulkarnain Tanya Soal Penghina Habib Rizieq
  Hina Marga Silaban, Pemilik Akun Facebook Tiger Wong Dipolisikan
  Antara George Floyd dan Said Didu
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2