Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Habib Rizieq     
Habib Rizieq
MA Beri 'Diskon' 2 Tahun Masa Hukuman Penjara Habib Rizieq Shihab
2021-11-16 11:13:19
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Agung (MA) RI memberikan potongan (diskon) masa hukuman penjara Habib Rizieq Shihab (HRS), dari 4 tahun menjadi 2 tahun penjara.

Andi Samsan Nganro menjelaskan, potongan masa hukuman terhadap HRS itu diputuskan dalam sidang Kasasi yang dipimpin oleh Ketua Majelis Kasasi Suhadi serta anggota majelis Suharto dan Soesilo. Putusan tersebut juga dicatat oleh panitera pengganti, Agustina Dyah.

"Perbaikan pidana penjara menjadi 2 tahun," kata juru bicara MA RI, Andi Samsan Nganro, Senin (15/11).

Untuk diketahui, potongan hukuman tersebut terkait perkara penyebaran berita bohong mengenai hasil test swab Covid-19 di RS Ummi hingga menimbulkan kegaduhan.

Dalam perkara itu, Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur memutuskan vonis hukuman 4 tahun penjara kepada Mantan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab atas perkara penyebaran berita bohong hasil test swab di RS Ummi Bogor.

Selain HRS, dalam perkara ini PN Jakarta Timur juga menjatuhkan vonis terhadap 2 terdakwa lainnya yakni, menantu Rizieq, Habib Hanif Alatas dan Dirut RS Ummi, Andi Tatat yang masing-masing dijatuhi vonis 1 tahun penjara.(bh/amp)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2