Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    

Mahasiswa Iran Serbu Kedubes Inggris
Wednesday 30 Nov 2011 00:38:14
 

Mahasiswa militan menerobos kompleks kantor Kedubes Inggris di Teheran, Iran (Foto: bbc.co.uk)
 
TEHERAN (BeritaHUKUM.com) – Sejumlah mahasiswa militan menerobos kompleks kantor kedutaan Inggris di ibukota Iran, Teheran, hari Selasa (29/11). Insiden terjadi ketika berlangsung aksi protes menentang sanksi terhadap Iran.

Tayangan televisi menunjukkan bendera Inggris disobek dan berbagai dokumen dilemparkan keluar melalui jendela.

Kantor berita Reuters memberitakan bahwa para mahasiswa melempari kantor kedutaan Inggris dengan batu dan bom molotov.

Sebelum memasuki kompleks kedutaan para mahasiswa yang meneriakkan kata-kata "Matilah Inggris" bentrok dengan polisi antihuru-hara di depan kantor kedutaan.

Kejadian hari ini berlangsung dua hari setelah Dewan Penjaga Iran dan parlemen setuju untuk mengurangi hubungan dengan Inggris, setelah pemerintah Perdana Menteri David Cameron menerapkan sanksi lanjutan terkait program nuklir Iran.

Kementerian Keuangan Inggris memberlakukan sanksi terhadap sektor keuangan Iran karena dianggap membantu program nuklir tersebut.

Negara-negara Barat menuduh Iran sedang mengembangkan senjata nuklir. Namun, pemerintah di Teheran mengatakan program ini hanya untuk kepentingan damai. Tidak ada maksud untuk mengembangkan senjata nuklir seperti yang dituduhkan Israel dan negara Barat.

Menanggapi insiden di Teheran, Kemenlu Inggris di London mengatakan bahwa mereka marah dengan penyerbuan tersebut. "Situasi di lapangan masih bisa berkembang dan kami terus mendapatkan rincian. Kami marah atas insiden ini. Kami tidak bisa terima dan kami mengutuk kejadian tersebut," demikian pernyataan resmi tersebut.

Ditambahkan, berdasarkan hukum internasional termasuk Konvensi Wina, pemerintah Iran berkewajiban melindungi semua diplomat dan kantor kedutaan asing di Iran. “Kami berharap situasi di lapangan segera diatasi untuk menjamin keselamatan para diplomat dan juga kantor kedutaan kami," imbuh pernyataan resmi tersebut.(bbc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2