Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Mahfud MD
Mahfud MD Capres Pilihan Santri
Monday 07 Apr 2014 15:00:34
 

Diskusi publik capres pilihan santri yaitu Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD., S.H., S.U. di Acacia Hotel Jakarta Pusat, Senin (7/4)..(Foto: BH/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Diskusi Publik, "mencari Capres dan Cawapres Pilihan Santri", berbagai partai Islam saat sebagai representasi umat Islam moderat atau tradisional mengambil basis massa kelompok Islam seperti PPP, PKB dengan basis NU, dan PAN dengan basis Muhammadiyah dan PBB yang berbasis masa Masyumi dari hasil survei kalangan santri Mahfud MD sebagai Capres kesukaan para santri.

"Ektabilitas tingkat kesukaan santri terhadap Capres 2014 pernah di Survei oleh PPP. Hasil survei tersebut dalam hal kesukaan Mahfud MD mendapat posisi tertinggi dikalangan santri sekitar 10,9 persen, disusul Joko Widodo 10,2 persen," jelas Munajat Ph.D peneliti pesantren di Acacia Hotel Jakarta Pusat, Senin (7/4).

Sementara untuk Dahlan Iskan 4,28 persen, dan Suryadharma 4,10 persen. Kenapa tokoh layak dijual menjadi presiden Indonesia 2014 dari kalangan santri yang memiliki integritas, bersih dan tegas serta menguntungkan kepentingan santri.

"Seandainya PDI-P mendapat suara pileg 21 %, namun PDI-P belum pede maju dan masih memerlukan tokoh Islam yang berbasis santri, bisa masuk nama Mahfud MD, Suryadarma Ali," ujar Munajat Ph.D kembali.

Sementara, pengamat politik senior Gun Gun Heryanto mengatakan, bahwa angka pemilih pemula dari data BPS 35 juta, salah satu basis penting pemilu adalah pemilih mudan dan pemilih pemula, dan basis ini harus digarap serius oleh partai politik tidak cukup hanya berjumpa dengan para Kiyai saja, harus ada pendekatan khusus dalam komunitas kesantrian.

Dijelaskan, Gun Gun lebih lanjut, bahwa basis komunitas dari para santri ditakutkan tidak lagi menjadi kekuatan potensial, semua tergantung pada hasil Pemilu Legislatif 2014 mendatang, dan akan terbangun koalisi, jadi kekuatan politik santri yang besar menjadi keropos, dan lagi-lagi santri sebagai pelengkap derita dari parpol besar.(bhc/put)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kapolda DIY Copot Kapolresta dan Kasatlantas Polresta Sleman Buntut Kasus Hogi

Kapolri Sebut Potensi Muncul 'Matahari Kembar' Jika Polri Tidak Dibawah Langsung Presiden

Sorot Penetapan Tersangka Hogi, Komisi III DPR Panggil Kapolresta dan Kajari Sleman

Mintarsih Ungkap Hak di Balik 'Penggorengan Saham' Sorotan Menkeu Purbaya

Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap di DJKA Kemenhub

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2