Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Kaltara
Martin Billah Resmi Jadi Tersangka kerusuhan Pilgub Kaltara
Friday 25 Dec 2015 08:38:11
 

Martin Billa, Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara.(Foto: Istimewa)
 
BALIKPAPAN, Berita HUKUM - Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Martin Billa, setelah diperiksa oleh penyidik Ditreskrim Polda Kaltim pada, Rabu (23/12) atas dugaan keterlibatannya dalam kerusuhan disertai pembakaran gedung Kantor Gubernur Kalimantan Utara, resmi ditetapkan sebagai Tersangka. Hal tersebut dikatakan oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjend Pol. Saffaruddin kepada Wartawan di Mapolda Kaltim pada, Kamis (24/12).

Kapolda menegaskan bahwa, Calon Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Martin Billa kini telah ditetapkan sebagai tersangka, ujar Kapolda.

Martin Billa yang mantan Bupati Malinau dengan 2 periode tersebut serta anggota DPD RI, Martin Billah diperika oleh pihak Kepolisian sejak kemarin, Rabu (23/12) terkait kasus kerusahan terkait Pilkada Kaltara beberapa waktu lalu.

Pihak Polda Kaltim telah menetapkannya jadi tersangka, namun tidak melakukan penahanan atas Martin Billa, karena sejauh ini ia mampu bersikap kooperatif dengan pihak Kepolisian. Ia juga telah berjanji untuk tidak menghilangkan barang bukti terkait kasus yang menjeratnya, jelas Safruddin.

"Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Martin Billa tidak ditahan karena saat dijemput di Jakarta dia kooperatif, memberi keterangan dengan baik. Kami juga telah memberi persyaratan tidak akan menghilangkan barang bukti, sehingga Martin Billa diberi status tidak ditahan," ujar Safruddin.

Walaupun telah ditetapkan sebagai tersangka, atas diri Martin Billa namun Kapolda Safaruddin belum menjelaskan peranan Martin Billa dalam kasus kerusuhan Pilgub Kaltara beberapa waktu lalu.

Informasi yang diperoleh pewarta BeritaHUKUM.com bahwa, pihak penyidik tim Reskrim Polda Kaltim masih akan memanggil Calon Gubernur Kaltara Jusuf Serang Kasim, untuk dimintai ketrerangan terkait kerusuhan Tanjung Selor.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait > Kaltara
 
  Korupsi Rp 567 Juta, Terdakwa Khaeruddin Mantan Wakil Walikota Tarakan Dituntut 9 Tahun Penjara
  Mantan Bupati Bulungan Budiman Arifin Dituntut 7 Tahun 6 Bulan Penjara
  Saat akan Upacara HUT KORPRI dan HUT PGRI Wagub Kaltara Ngamuk
  Martin Billah Resmi Jadi Tersangka kerusuhan Pilgub Kaltara
  Cawagub Martin Billa Diperiksa Polda Kaltim Terkait Kerusuhan di Kaltara
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2