Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus BANSOS
Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Dituntut 2 Tahun Penjara
2017-04-18 05:31:24
 

Tampak suasana saat sidang Kasus Bansos PKBM dengan tersangka Mashudi.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Sidang lanjutan kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dana bantuan sosial (BANSOS) Keterampilan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) Entrepreneur Life Skill Balikpapan Tahun 2014 dengan tersangka Mashudi (56) mantan PNS Diknas kota Balikpapan, yang merugikan keuangan negara Rp 500 juta pafa sidang Senin (17/4) di Pengadilan Tipikor Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) di tuntut 2 tahun penjara oleh Jaksa Yuda dari Kejaksaan Negeri Balikpapan.

Sidang pembacaan tuntutan yang diipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Parmatoni, SH dengan jaksa Yuda Virdana dalam amar tuntutannya terdakwa Mashudi terbukti bersalah melanggar primer pasal 2 ayat 1 KUHPidana jo pasal ?3 Undang Undang No. 31 tentang korupsi? yang dituntut 2 tahun penjara, denda 50 juta serta subsider 3 bulan kurungan apa bila dendanya tidak dibayar, ungkap Yuda dalam tuntutannya.


"Terdakwa terbukti bersalah atas pertimbangan hal hal yang memberatkan dan meringankan olehnya terdakwa Marsudi di tuntut 2 tahun penjara, denda 50 juta subsider 3 bulan kurungan," ujar Yudah.

Selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar uang pengganti 169 juta rupiah dan apabila tidak diganti maka hartanya akan disita dan atau menjalani hukuman badan selama 6 bulan penjara. demikian juga dengan uang senilai Rp 400 juta yang disita dikembalikan ke kas negara, terang Yuna.

Setelah mendengarkan tuntutannya, majelis hakim memberikan kesempatan kepada terdakwa Marsudi yang didampingi pengacaranya meminta kepada majelis hakim agar memberikan kesempatan untuk memberikan pembelaan pada sidan Kamis (20/4) mendatang.

Untuk diketahu bahwa pada tahun 2012/2013 terdakwa selaku Ketua Lembaga PKBM Enterprenur Life Skjill mengajukan permohonan dana Bansos untuk kegiatannya senilai Rp 6 Milyar dan disetujui serta pada tahun 2014 memperoleh bantuan senilai Rp 1 Milyar yang dananya rencananya akan dibangun gedung sebagai tempat Warkshop Gazebo, namun data tersebut dipotong 40 persen, untuk Marsudi anggota DPRD Kaltim saat itu yang membantu pencairan permohonannya.

Terungkap pada sidang sebelumnya oleh terdakwa Marsudi bahwa uang yang dipotong 40 persen atau Rp 400 juta tersebut diberikan kepada Suwandi Anggota DPRD Kaltim saat itu yang membantu pencairannya. Pemberian uang Rp 400 juta tersebut kepada Suwansi sebagai saksi diberikan ada melalui transfer melalui Bank Mandiri Rp 150 juta dan ada melalui cek.(bh/gaj)



 
   Berita Terkait > Kasus BANSOS
 
  Terpidana Prof Dr Sutedja: Anggota DPRD dan Paturahman As'ad Minta 30 Persen
  Divonis 6,6 Tahun Penjara, Prof Setedja Sebut Uang Korupsi Dibagi-bagi ke Pejabat dan Dewan
  Korupsi Dana Bansos Rp18 Milyar, Prof Dr Thomas Susadya Divonis 6,6 Tahun Penjara
  Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Divonis 18 Bulan Penjara
  Mashudi Terdakwa Kasus Bansos PKBM Dituntut 2 Tahun Penjara
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2