Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
UU Advokat
Menghentikan RUU Advokat Langgar UU
Saturday 13 Sep 2014 03:51:10
 

Ketua Panja RUU Advokat Syarifudding Suding di hadapan para advokat.(Foto: andri/parle/iw)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Panja RUU Advokat Syarifudding Suding menegaskan, bila RUU Advokat langsung dicabut tanpa mengikuti aturan Tatib DPR, berarti melanggar UU. Penegasan tersebut disampaikan Suding saat bertemu dengan kelompok advokat yang menolak RUU ini.

“Kalau ada tuntutan menghentikan atau menunda pembahasan, itu berarti saya sebagai anggota DPR yang ditugaskan oleh Bamus melanggar UU. Ada mekanisme yang harus dilalui seperti UU MD3 dan Tatib Dewan. Mencabut UU dari Prolegnas ada mekanismenya. Tidak semudah itu,” tandasnya di hadapan para advokat, Kamis sore (11/9).

Perdebatan memang masih terus terjadi menyangkut isu-isu krusial dalam RUU Advokat yang sedang dibahas di Pansus. Belum ada keputusan apa pun di sisa waktu pembahasan yang tinggal beberapa hari lagi. Pansus masih menyelesaikan pembahasan DIM dari pemerintah. RUU yang diinisiasi oleh Baleg DPR ini, jelas Suding, bila sudah disahkan, akan menggantikan UU Avokat yang lama, yaitu UU No.18/2003.

Sebagai insan yang pernah berkiprah sebagai advokat, Suding juga sangat memahami tuntutan kelompok advokat yang menolak kehadiran RUU ini. Selama ini, Pansus RUU Advokat menerima naskah dalam bentuk “gelondongan”, untuk dibahas. Sebelumnya, pembahasan DIM banyak dilakukan di Baleg. “Banyak hal yang sebenarnya masih perlu pendalaman,” kata politisi Partai Hanura tersebut.(mh/dpr/bhc/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2