Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
KLH
Menteri Lingkungan Hidup Tinjau Lokasi Tercemar Timbal di Bogor
Wednesday 18 Dec 2013 18:29:20
 

Ilustrasi, Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, M.B.A (paling kanan).(Foto: BH/put)
 
BOGOR, Berita HUKUM - Menteri Lingkungan Hidup Prof. Dr. Balthasar Kambuaya, M.B.A hari ini, Rabu (18/12), mengadakan kunjungan kerja langsung ke salah satu desa di wilayah Bogor, desa Cinangka yang tercemari limbah timbal dari sisa baterai dan aki.

Kunjungan ini terkait adanya pemulihan lahan yang terkontaminasi timbal di Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang ditandai dengan penandatanganan prasasti secara langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup.

Pemerintah dalam hal ini, Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bogor, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di bidang lingkungan, yaitu Blacksmith Institute dan Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) mengupayakan penanganan pencemaran timbal di desa Cinangka.

"Kita patut apresiasi apa yang dilakukan hari ini, satu tindakan yang strategis untuk generasi depan bangsa kita," tutur Menteri Lingkungan Hidup, Balthasar Kambuaya. "Kita tahu daerah kita ini (Desa Cinangka) merupakan salah satu daerah yang pencemarannya cukup tinggi akibat dari pembakaran aki dan lain lain," lanjutnya, seperti dilansir metrotvnews.com.

Menurut KLH dan instansi-instansi terkait, metode yang paling tepat untuk menangani ialah dengan melakukan clean up menggunakan metode encapsulation. "Metode ini sangat tepat, karena limbah dipupuk, ditutup, lalu ditimbun kembali. Ini paling tepat daripada dibakar kembali," ujar Balthasar

Proses dari penanganan ini menurut Kepala KPBB, Ahmad Safrudin, sudah sekitar 10% dan sudah dimulai sejak awal oktober dan paling lama akan memakan waktu sekitar dua sampai 3 bulan. Kendala yang dialami ialah terletak pada cuaca yang memasuki musim hujan.(mtv/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > KLH
 
  Negara Rugi Rp362,6 Triliun, Slamet Desak KLHK Beberkan Perusahaan Pemegang Izin Konsensi
  Legislator Imbau KLHK Tetapkan Program Konkret Kurangi Polusi Udara dan Sampah
  Ingin Melapor ke Menteri LHK? Bisa via Medsos Saja
  DPR Nilai Serapan Anggaran KLHK Sangat Rendah
  Gubernur Aceh Diminta Tinjau Kembali Pergub Tentang Hukuman Cambuk di LP
 
ads1

  Berita Utama
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2