LHOKSEUMAWE, Berita HUKUM - Partai Aceh (PA) menyatakan sikap mendukung Prabowo Subianto sebagai Capres Indonesia dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, setelah dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu berhasil memperoleh suara sangat signifikan, bahkan 7 kursi DPR-RI di targetkan telah berhasil di rebut Partai Gerindra di Aceh.
Mengapa tidak mendukung capres dari PDIP Joko Widodo?
Ketua Partai Aceh, Muzakir Manaf menyebutkan PA haram mendukung PDIP.
“Kita dukung Prabowo. Haram dukung PDI, ya. Karena kita Aceh,” ucap mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka Muzakir yang akrab di sapa Maualem itu kepada wartawan di Krueng Geukeuh, Aceh Utara, Sabtu siang (19/4) saat di sela-sela kunjungan memenuhi undangan Bupati Aceh Utara, H Muhammad Thaib, yang sedang melaksanakan kenduri Lintoe Baroe perkawinan anaknya.
Lebih tegas lagi, Muzakir Manaf mengingatkan agar seluruh rakyat Aceh tidak ragu-ragu mendukung pencapresan Prabowo yang merupakan mantan Danjen Kopasus.
Lebih lanjut pria yang juga menjabat Wakil Gubernur Aceh itu menjelaskan dukungan penuh PA kepada Ketua Umum Gerindra untuk maju sebagai Calon Presiden RI tahun 2014, tidak terlepas dari komitmen Prabowo yang sebelumnya menyatakan akan membuat proyek terbesar di Asia Tenggara, yang berada di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
“Dia (Prabowo, red) sudah membuat komitmen akan membangun pabrik terbesar di Meulaboh. Ban mobil dan beberapa kilang pengolahan padi,” pungkas Muzakir Manaf yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Aceh.(bhc/jpnn/dar) |