Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Kemenkumham
Naik Jabatan, Pejabat Kemenkumham Harus Bebas Narkoba
Friday 09 Mar 2012 16:13:36
 

Amir Syamsuddin (Foto: Thejakartapost.com)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Terobosan baru dilakukan duet Menkumham Amir Syamsuddin dan Wamenkumham Denny Indraya. Instansi ini akan memberlakukan wajib tes urine terhadap pegawainya, sebelum mendapat promosi kenaikan jabatan. Mereka harus benar-benar bebas dari pengaruh narkoba.

“Promosi jabatan tak hanya dilihat dari prestasi saja. Tapi mereka juga harus bebas dari pengaruh narkoba. Masalah narkoba ini adalah masalah nasional, karena rutan dan lapas kami ini, persentase pengguna dan pelakunya sangat besar,” kata Amir Syamsuddin kepada wartawan, saat pelaksanaan tes urine di gedung Kemenkumham, Jumat (9/3).

Pemeriksaan tes urine ini, lanjut dia, juga sebagai bagian bentuk komitmen kementeriannya untuk memberantas peredaran narkoba. “Jadi kita ingin sebagai pihak pengelola tempat-tempat warga binaan, jajaran Kemekumham harus steril dari pengguna maupun pengedar narkoba,” jelas politisi Partai Demokrat ini.

Menurut dia, pemeriksaan tes urine akan mempengaruhi terhadap penilaian pejabat yang mendapatkan promosi jabatan. Jika hasilnya positif menggunakan narkoba, tentunya promosi jabatan tersebut akan dikaji ulang. Bahkan, bias saja dibatalkan.

“Kalau positif (menggunakan narkoba), kemudian orang ini dikaji apakah layak untuk dipromosikan. Tentunya tidak dengan sendirinya akan gugur, tapi dikaji lagi. Kepastian penggunaannya terhadap narkoba, tidak akan kami jadikan konsumsi publik untuk menyebutkan siapa orangnya,” tutur dia.(dbs/spr)



 
   Berita Terkait > Kemenkumham
 
  Menkum HAM RI Dr. Andi Agtas Silaturahmi di Kota Palu, Hadir Advokat Rakyat Agus Salim
  Menkumham Yasonna Laoly Tekankan Pentingnya Literasi Keagamaan Lintas Budaya
  Indonesia dan Belanda Kerjasama Perangi Kejahatan Transnasional
  Ditjen Imigrasi Kemenkumham Perketat Sistem Penerbitan Paspor demi Cegah TPPO dan Calon PMI Non-prosedural
  Legislator Pertanyakan Penunjukan Dirut PT Krakatau Steel Jadi Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2