Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Lapas
Napi di Lhokseumawe Ngamuk, LP Terbakar
Sunday 16 Feb 2014 04:42:07
 

LP Lhokseumawe terbakar.(Foto: abdoel_haliem)
 
LHOKSEUMAWE, Berita HUKUM - Sekumpulan narapidana atau napi di Lapas Lhokseumawe Minggu dini hari (16/2) mengamuk. Akibatnya, kerusahan tak bisa dielakan. Namun apa penyebab sehingga napi mengamuk belum diketahui secara pasti.

LP ini terletak di Gampong Jawa, Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe.

Di lokasi napi yang mengamuk melempar batu dari dalam LP kearah luar. Bahkan api yang mulai membakar LP asapnya terlihat dari luar. Api pertama terlihat sekitar pada pukul 00.00 Wib.

Petugas keamanan dari kepolisian terlihat mencoba menenangkan napi dengan mengeluarkan satu kali tembakan peringatan, namun tidak lama berselang suara tembakan kembali terdengar, jumlahnya mencapai 6 kali.

Setelah berjuang lebih dari tiga jam, akhirnya api yang membakar Lapas Kelas II Lhokseumawe pada Minggu (16/2) sekitar pukul 02.00 Wib dini hari, petugas berhasil memadamkan. Namun pantauan AJNN.net di lokasi napi masih terus dibujuk atau ditenangkan.

Napi di Lapas kelas II Lhokseumawe mengamuk, mereka melempar batu dari dalam Lapas ke luar. Hingga kini memang diketahui apa penyebabnya. Para petugas yang tadinya bersiaga di luar kini sudah mulai masuk ke dalam.

Kondisi di sana sangat gelap, bahkan boleh dikatakan mencekam. Mendapati suara gaduh dan api yang membumbung warga di sana ikut ingin menyaksikan.

Bahkan untuk menenangkan napi petugas melepaskan tembakan ke udara. Petugas sendiri mengalami luka akibat terkena lemparan batu.

Sementara, meski si jago merah sudah mulai padam, situasi di Lapas Lhokseumawe, Aceh, masih diliputi situasi mencekam. Kapolres Lhokseumawe AKBP Joko Surahmanto menyatakan tidak ada petugas lapas yang menjadi sandera para napi yang mengamuk.

"Tidak ada petugas yang disandera," kata Joko kepada detikcom, Minggu (16/2).

Joko mengatakan, situasi saat ini berangsur terkendali. Akibat aksi napi yang mengamuk menyebabkan ruang utama Lapas yang ada di bagian depan gedung pemasyarakatan rusak.

"Tapi tidak seluruhnya hancur," kata Joko yang memimpin langsung pengamanan di lokasi kejadian.

Aparat gabungan dari TNI dan Polri saat ini belum bisa memasuki komplek Lapas. Akibatnya, petugas belum mengetahui kondisi napi dan keseluruhan gedung yang rusak akibat diamuk massa.

Kondisi Lapas sendiri saat ini gelap gulita akibat pemadaman dari PLN saat api mulai melumat kawasan Lapas.

"Besok akan dilakukan ke dalam, melihat, menganalisa, dan mengecek napi-napi," ujar Joko.

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui secara pasti sumber masalah tersebut hingga terjadi kerusuhan, begitu juga dengan jumlah korban. Namun satu orang petugas kebakaran dilaporkan mengalami luka di kepala akibat terkena lemparan batu.(ajnn/dtk/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Lapas
 
  Lapas Salemba Siap Wujudkan Netralitas Pegawai pada Pemilu 2024 dan Meraih Predikat WBBM 2023
  Napi Lapas Klas I Cipinang Atas Nama Aditya Egatifyan yang Kabur, Dicari Polisi dan TNI
  Kalapas Yosafat Sebut 1.806 dari 2.040 WBP Lapas Salemba Terima Remisi HUT ke-77 RI, 16 Bebas
  Peringati HDKD ke-77, Lapas Salemba Gelar Baksos Membersihkan Masjid As-Salam BPOM RI
  Putusan Kasasi MA Tak Kunjung Terbit, Terpidana Kasus Pajak Dibebaskan dari Rutan
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2