Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    

Narkoba Senilai Rp 6,2 Miliar Dimusnahkan BNN
Thursday 24 Nov 2011 14:52:31
 

Ilustrasi pemusnahan barang bukti narkoba (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan 3.097 gram atau 3 kg narkoba golongan I jenis metamphetamine (sabu-sabu) hasil dari penyitaan serta barang bukti kasus narkotika.

Narkoba yang bernilai sekitar Rp 6,2 miliar ini, diperkirakan bisa memenuhi kebutuhan 12 ribu pecandu. Barang haran tersebut dimusnahkan dengan menggunakan sebuah alat bernama incerenator yang membakar habis hingga menjadi abu.

Pemusnahan yang dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pengawasan Tahanan, Barang Bukti, dan Aset (Dirwastahbaset) BNN, Zaenal Arifin ini, berlangsung di halaman parkir Gedung BNN, Jakarta, Kamis (24/11).

Menurut Zaena, barang bukti tersebut diperoleh dari dua kasus yang berbeda. Untuk kasus pertama adalah narkoba seberat 1.036,9 gram yang diungkap jajaran BNN, saat menangkap seorang warga Cina bernama Zhou Weiping di sebuah apartemen kawasan Gajah Mada, Jakarta Barat pada 14 November lalu.

Tertangkapnya Zhiu Weiping ini merupakan hasil pengembangan BNN dari kasus penangkapan warga Cina lainnya, Liu Wen Hong. Ia tertangkap di Pabean Soekarno Hatta. Saat itu, pelaku baru saja tiba di Jakarta dengan menumpangi pesawat Cathay Pacific rute Hongkong-Jakarta.

"Zhiu Weiping mencoba menyelundupkan barang haram berupa sabu-sabu yang diberikan ke Liu Wen Hong sebagai kurir yang mendapat upah sekitar Rp 7 juta, tapi berhasil kita gagalkan" kata Zaenal.

Sementara dalam kasus berikutnya, BNN menangkap tersangka Kazim Yakin, seorang warga negara Turki. Ia kedapatan membawa 2.065,1 gram sabu pada 11 November lalu, oleh petugas dari Tim Customs Tactical Unit (CTU) KPPBC Pabean Soekarno-Hatta.

Narkoba itu disembunyikan di dinding koper buatan milik Kazim, saat mendarat di terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta dengan menggunakan pesawat Singapore Airlines rute Singapura-Jakarta. Selanjutnya, Tim CTU menyerahkan barang bukti tersebut kepada petugas BNN. “Pemusnahan ini untuk mencegah disalahgunakannya barang bukti ini,” ujat Zaenal tanpa merinci siapa pihak yang dimasudkannya itu.(tnc/bie)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Dirut PT TGSI Lapor Propam Polri terkait Penanganan Perkara di Polres Metro Jaksel, Dugaan Kriminalisasi Mencuat

• Munaslub IWAPI: 26 DPD Sepakat Pilih Hana Fadel Mohammad Jadi Ketum Periode 2026-2031

• Beredarnya Video AI Prof Djokosoetono, Bantahan Mintarsih Ungkap Fakta Sebenarnya

• Pemerintah Resmi Tutup dan Cabut Izin Tambang Emas Milik PT Kristalin Eka Lestari Seluas 275 Hektar di Papua

• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2