Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Penemuan
Nurul Pratiwi: Masih Muda, Calon S3, dan Jago Bikin Aplikasi
Saturday 22 Dec 2012 11:54:59
 

Oktariani Nurul Pratiwi.(Foto: Ist)
 
BANGKOK, Berita HUKUM - Pembuat aplikasi di smartphone seperti BlackBerry tidak dapat dipungkiri masih didominasi oleh kaum adam. Namun jangan salah, ada juga kaum hawa yang tidak kalah giat mengembangkan aplikasi di smartphone.

Oktariani Nurul Pratiwi, demikian namanya. Perempuan manis berusia 25 tahun tersebut saat ini kuliah Strata 3 bidang Teknologi Informasi di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan beasiswa dari BlackBerry Inovation Center.

ITB dan Research in Motion (RIM) selaku produsen BlackBerry memang tengah mengadakan program beasiswa tersebut. Nah, salah satu tugas utama Nurul adalah menciptakan aplikasi untuk platform BlackBerry.

"Salah satu tema aplikasinya adalah smart society. Saat ini, kami sedang mengembangkan aplikasi BlackBerry untuk pendidikan," tutur Nurul saat diwawancara di Hotel Westin, Bangkok.

Nurul menjelaskan, aplikasi yang dikembangkannya bersama para rekan mahasiswa ITB itu berkaitan dengan interaksi antara guru dan murid. Misalnya untuk memudahkan sharing materi pendidikan.

"Saat ini aplikasi itu masih dalam progres pengerjaan. Kalau targetnya akhir tahun ini diharapkan sudah bisa selesai," kata dia, seperti yang dikutip dari detik.com, pada Jum'at (21/12).

Aplikasi bersangkutan memang masih dalam tahap uji coba untuk membuktikan kegunaannya. Pilot projectnya dilakukan di Bandung bekerja sama dengan pemerintah setempat.

Nurul pun berharap, aplikasinya itu bisa bermanfaat bagi dunia pendidikan. Jika sudah dimasukkan ke BlackBerry App World, dia menginginkan aplikasi buatannya bisa tersedia secara gratis.

Dalam tim pembuat aplikasi, Nurul adalah satu-satunya wanita. Ia pun mengakui memang saat ini masih jarang ditemukan developer aplikasi dari kaum wanita.

"Saya sih ingin juga mengembangkan aplikasi untuk perempuan, misalnya untuk ibu agar tahu jadwal vaksin anaknya. Jarang kan yang membuatnya, soalnya developer laki-laki mungkin tidak sampai memikirkannya," kata Nurul yang hobi ngeblog ini.(dtk/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2