Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Donald Trump
Obama Sebut Trump Tak Pantas Menjadi Presiden Amerika
2016-08-05 08:31:32
 

Barack Obama mempertanyakan mengapa Republik tetap saja mendukung pencalonan Donald Trump sebagai presiden AS.(Foto: Istimewa)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Presiden Barack Obama menyerang calon presiden Republik, Donald Trump, dengan menyebut Trump tak layak menjadi presiden Amerika Serikat.

Obama mempertanyakan mengapa Partai Republik tetap saja mendukung pencalonan Trump.

Obama mengacu ke kecaman Trump terhadap keluarga Muslim yang anaknya tewas saat bertugas sebagai kapten militer Amerika di Irak.

Menurut Obama, kecaman ini menunjukkan Trump sangat tidak siap menjadi presiden.

"Kenyataan bahwa ia menyerang keluarga Amerika yang sangat terhormat, yang berkorban untuk Amerika ... juga minimnya pemahaman atas masalah-masalah penting di Eropa, Timur Tengah, Asia, ini semua menunjukkan ia tak siap menjadi presiden," kata Obama.

Menanggapi serangan ini, Trump mengatakan pesaingnya dari Demokrat, Hillary Clinton, yang tidak pantas menjadi presiden.

Para politikus senior Republik seperti ketua parlemen Paul Ryan dan ketua senat Mitch McConnell dalam beberapa kesempatan mengkritik Trump, namun Trump, yang juga dikenal sebagai miliuner secara keseluruhan tetap mendapatkan sokongan Republik.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Donald Trump
 
  Donald Trump Bebas dalam Sidang Pemakzulan di Senat, Lalu Apa Kelanjutannya?
  Hadapi Pemakzulan karena 'Menyalahgunakan Wewenang', Presiden Trump: 'Lakukan Sekarang'
  16 negara bagian AS gugat Presiden Trump terkait Pembangunan Tembok Perbatasan
  Donald Trump Mencatatkan Pembayaran terhadap Bintang Film Porno Stormy Daniels
  Donald Trump Mengakui Bayar 'Uang Tutup Mulut' untuk Bintang Film Porno
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2