Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
PBB
PBB Memerlukan Dana Kemanusiaan sebesar Rp276 Triliun
Tuesday 08 Dec 2015 11:13:12
 

PBB memerlukan dana sebesar US$20 miliar atau Rp276 triliun untuk membiayai operasi kemanusiaan tahun 2016, dua perlimanya diperlukan bagi korban perang di Suriah. Pimpinan badan bantuan PBB, Stephen O'Brien, mengatakan penderitaan di dunia telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi dalam satu
 
NEW YORK, Berita HUKUM - PBB memerlukan dana sebesar US$20 miliar atau Rp276 triliun untuk membiayai operasi kemanusiaan tahun 2016, dua perlimanya diperlukan bagi korban perang di Suriah. Pimpinan badan bantuan PBB, Stephen O'Brien, mengatakan penderitaan di dunia telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi dalam satu generasi, dengan adanya 87 juta orang yang memerlukan bantuan segera.

Jumlah orang yang harus meninggalkan rumah mereka juga dalam angka yang tidak pernah terjadi sebelumnya.
Selain Suriah, krisis di Irak, Sudan Selatan dan Yaman diperkirakan tetap menjadi prioritas utama.

PBB juga memperingatkan bahwa organisasi-organisasi kemanusiaan menghadapi akhir tahun ini dengan baru hanya setengah dari dana yang dibutuhkan tahun 2015 telah diberikan oleh para pendonor.

Dana bantuan yang diminta untuk tahun 2016 yaitu sebesar US$20 miliar merupakan jumlah yang belum pernah diminta sebelumnya dan ini merupakan cerminan begitu banyaknya krisis yang tengah dihadapi dunia, kata wartawan BBC Imogen Foulkes melaporkan dari Jenewa.

Sepuluh tahun lalu, PBB hanya meminta kurang dari seperempatnya, yaitu sebesar US$4,7 miliar.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > PBB
 
  Kutuk Kekerasan Israel di Huwara Nablus, BKSAP Desak DK PBB Gelar Sidang Darurat
  Sekjen PBB Sebut Dunia Dalam Bahaya, HNW: PBB Jangan Mandul
  Ini Harapan MUI Terpilihnya Kembali Indonesia Anggota Tidak Tetap DK PBB
  Muhammadiyah: Selamat Kepada Pemerintah Atas Terpilihnya Indonesia Anggota Tidak Tetap DK PBB
  Presiden AS, Donald Trump Menuduh PBB Salah Urus
 
ads1

  Berita Utama
4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum

Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas

 

ads2

  Berita Terkini
 
PDIP: Pangkalan militer asing bertentangan dengan kehendak sejarah pembentukan RI

Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan

PDIP persilakan Jokowi keliling Indonesia: Tunjukkan ijazah asli!

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2