Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
PKB
PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
2020-05-24 21:19:03
 

Politisi PKB, Yaqut Cholil Qoumas.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi PKB, Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan hari kemenangan tahun ini tampak berbeda lantaran adanya wabah Covid-19. Dia mengatakan akibat adanya wabah ini, semua seakan-akan melemah.

"Semua melemah. Kepercayaan diri, hubungan sosial, kebijakan pemerintah hingga kontrol publik pun ikut melemah," papar Gus Yaqut, Minggu (24/5).

Gus Yaqut juga menyoroti perihal banyaknya pengangguran akibat wabah virus corona yang melumpuhkan sendi-sendi ekonomi nasional. Hal ini makin memperlemah momen hari kemenangan yang dirayakan umat muslim.

"Sebagian saudara kita kesulitan mengakses sumber nafkah dan pangan, di sisi yang lain kita disuguhi pengambilan kebijakan yang terkesan colong-colongan," katanya.

"Perppu 01 (1/2020), pelatihan prakerja, omnibus law, UU minerba, hingga buka tutup larangan mudik," bebernya.

Meski demikian, rakyat Indonesia harus merasa beruntung dengan keadaaan saat ini, menginat masih bisa merayakan lebaran meski tak sedikit yang tak bisa pulang kampung.

"Hari ini masih bisa menemui fitrah. Berlebaran kembali setelah sebulan penuh, berjihad besar di bulan ramadhan lalu sekarang bermaaf-maafan," tutupnya.(sta/rmol/pojoksatu/bh/sya)



 
   Berita Terkait > PKB
 
  PKB: Semua Melemah, Sumber Nafkah Sulit Dan Kebijakan Terkesan Colong-colongan
  PKB Umumkan Struktur Pengurus Baru Partai Periode 2019-2024
  DPW PKB DKI Jakarta Dukung Cak Imin Kembali Menjadi Ketum PKB Periode 2019-2024
  Cak Imin Sambangi Ma'ruf Amin, Bahas Soal Kabinet Kerja Jilid II Hingga Milad PKB
  PKB Berharap Efek Ekor Jas dari Pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2