Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Kebebasan Pers
PWJ Tolak Pembatasan Peliputan Pers di DPR
Wednesday 06 Feb 2013 00:40:03
 

Ilustrasi, Rapat Dengar Pendapat di DPR RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/put)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Poros Wartawan Jakarta (PWJ) dengan tegas menolak peraturan pembatasan peliputan pers di DPR. Pers adalah mata dan telinga publik anggota DPR yang nota bene adalah perwakilan rakyat.

"Harusnya anggota DPR sadar dan taat kepada kebebasan pers dan mendorong kemerdekaan pers berjalan seiring proses demokrasi di Indonesia. Bukan malah mengamini usaha-usaha yang mendorong pengekangan terhadap kebebasan Pers," ujar Kadiv Advokasi PWJ, B Ali Priambodo, Selasa (5/2).

Dia tegaskan, akan mendorong wartawan dan media untuk melakukan pemboikotan liputan terhadap seluruh kegiatan personal maupun Kegiatan resmi anggota DPR jika rancangan pembatasan peliputan pers itu tetap dibahas bahkan dijadikan peraturan.

Dia menduga anggota dewan lupa bahwa perjuangan pers di Indonesia menjadi bagian penting dari proses Reformasi 1998. Jika tidak terjadi proses reformasi tentunya mereka yang sekarang di dewan bukan orang-orang atau perwakilan dari banyak kalangan atau partai.

"Kegiatan jurnalistik dilindungi UU. Jika DPR memaksakan peraturan apalagi mempunyai hak untuk memberikan sanksi kepada wartawan tentunya DPR melakukan pelanggaran dan tidak taat hukum," imbuh dia.

"Pers hadir sebagai pilar kekuatan demokrasi. Jika anggota DPR takut dikritik bukan pers yang dibungkam, tetapi sikap dan moralitas anggota Dewan terhormat yang direvisi," demikian Ali Priambodo, Demikian seperti yang dikutip dari rmol.co.id, pada Selasa (5/2).(dem/rmo/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Kebebasan Pers
 
  Polemik Deddy Corbuzier Vs Kemenkumham, Ini Komentar Praktisi Hukum Dolfie Rompas
  Jamin Kebebasan Berpendapat, Presiden Terima Antara Achievement Award
  Industri Pers Harus Kembangkan Pers Nasionalis
  SPRI: Presiden Harus Segera Bertindak Selamatkan Kebebasan Pers
  Reproduksi Regulasi Usang, Ancaman Bagi Kebebasan Pers
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2