Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panen Raya di Wilayah Kodim 1011 Kalimantan Tengah
Wednesday 12 Aug 2015 12:13:25
 

anglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Komisi IV DPR RI Hamdani melaksanakan Panen Raya Padi secara simbolis diatas lahan seluas 1,975 hektar.(Foto: Istimewa)
 
KAPUAS, Berita HUKUM - Dalam rangka mensukseskan program Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GP-TT) di Kalimantan Tengah, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo bersama Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman, Kasad Jenderal TNI Mulyono dan Komisi IV DPR RI Hamdani melaksanakan Panen Raya Padi secara simbolis diatas lahan seluas 1,975 hektar di Ds. Terusan Mulya Kec. Bataguh Kab. Kapuas, wilayah Kodim 1011/Klk, Selasa (11/8), dengan rincian di Ds. Terusan Makmur seluas 600 hektar, Ds. Terusan Mulya 600 hektar dan Ds. Terusan Karya 600 hektar.

Kedatangan Panglima TNI beserta rombongan, disambut dengan acara tradisi Tampung Tawar. Para pejabat yang menyambut kedatangan rombongan tersebut diantaranya Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Toto R Soedjiman, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Mayjen TNI Benny Indra, Danrem 102/Pjg Kolonel Kav Sulaiman Agusto, S.IP. MM, Plt Gub. Kalteng Hadi Prabowo, Dandim 1011/Klk Letkol Inf Anri Andriana, Bupati Kapuas Ir. Ben Brahim serta FKPD Kab. Kapuas.

Panen Raya padi ini merupakan suksesi dari program pemerintah dalam meningkatkan produksi padi melalui program gerakan penerapan pengelolaan tanaman terpadu atau GT-PTT di wilayah Kalimantan Tengah dengan alokasi lahan sawah pertanian seluas 2000 hektar.

Dalam program ini Kementerian Pertanian menggandeng TNI sebagai ujung tombak gerakan pendekatan kepada kelompok tani untuk melaksanakan teknologi pengelolaan tanaman terpadu yang salah satunya dengan menurunkan Babinsa ke pelosok Desa di Kalimantan Tengah, khususnya di Kapuas.

Pada kesempatan tersebut Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyampaikan bahwa, dalam Panen Raya padi kali ini pemerintah berhasil meningkatkan angka produksi padi dari sebelumnya hanya mampu memproduksi padi sebanyak 3,2 ton per hektar, kali ini meningkat signifikan menjadi 8,7 ton per hektar berkat bibit varietas baru jenis padi hibrida 168. “Hal ini tentunya memberikan nilai ekonomi lebih bagi para petani dalam semangat mewujudkan swasembada pangan”, katanya.

TNI telah melakukan beberapa terobosan untuk tercapainya swasembada pangan, dengan pendampingan kepada petani secara terus menerus mulai dari pengawalan bibit dan pupuk agar tepat sasaran, melaksanakan pendampingan dalam pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman hingga masa panen, dengan tujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan diharapkan agar tiga tahun kedepan harus dapat mensukseskan swasembada pangan yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Disela Panen Raya padi di Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah ini, Menteri Pertanian juga memberikan bantuan berupa Handtractor 60 unit, 50 unit Pompa Air, serta bibit padi jenis Hibrida kepada seluruh kelompok tani yang ada di Kabupaten Kapuas.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

Sinyal keterlibatan Menhut Raja Juli dalam kasus korupsi Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2