Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Pangarmabar: CVR Berhasil Dievakuasi, Operasi SAR Masih Berlanjut
Wednesday 14 Jan 2015 16:01:57
 

Tim SAR telah berhasil menemukan dan mengevakuasi ekor pesawat, Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR), operasi pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ-8501 masih berlanjut.(Foto: Istimewa)
 
KALIMANTAN TENGAH, Berita HUKUM - Walaupun saat ini Tim SAR telah berhasil menemukan dan mengevakuasi ekor pesawat, Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR), operasi pencarian dan evakuasi pesawat AirAsia QZ-8501 masih berlanjut. Hal ini bukan berarti proses pencarian dan evakuasi selesai, tapi masih akan dicari Main Body dimana masih banyak korban. Demikian disampaikan Panglima Armada TNI AL Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksda TNI Widodo selaku Komandan Satgas SAR TNI di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (13/1).

Pangarmabar mengatakan bahwa, CVR tersebut ditemukan saat tim penyelam pertama yang berjumlah 3 orang turun ke laut di kedalaman 32 meter pada pukul 05.33 WITA. Tim penyelam kemudian melakukan observasi di dasar laut dan sekitar pukul 06.59 WITA, tim penyelam kedua berjumlah 3 orang menggantikan turun ke dasar laut. CVR itu ditemukan tim penyelam gabungan TNI AL pada pukul 07.13 WITA. Penyelam yang mendapatkan CVR antara lain Lettu Laut Pelaun Aan Zaenal, Sertu Widodo Hadi dan Serda Rajab Suwarno.

Sekitar pukul 07.13 WITA, mereka naik ke permukaan dengan membawa CVR ke Kapal Republik Indonesia (KRI) Banda Aceh. CVR tersebut selanjutnya diperiksa oleh Tim KNKT untuk memeriksa secara langsung apakah benar CVR milik pesawat AirAsia. Setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti, Tim KNKT selanjutnya sudah dapat memastikan bahwa CVR tersebut benar milik AirAsia QZ-8051.

“Bagian kotak hitam atau black Box berisi data rekaman suara di Cockpit AirAsia tersebut telah ditemukan di kedalaman Laut Jawa, dekat Selat Karimata pada koordinat 03 derajat 27 menit 33 detik Lintang Selatan dan 109 derajat 42 menit 71 detik BT”, kata Pangarmabar.

Pangarmabar Laksda TNI Widodo didampingi Pangkoops I TNI AU Marsda ‎TNI Dwi Putranto secara resmi menyerahkan CVR ke Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Tatang Kurniadi di atas geladak KRI Banda Aceh. Selanjutnya CVR AirAsia tersebut dibawa ke Jakarta pada petang hari itu juga oleh Pangarmabar bersama Pangkoops I TNI AU dan Ketua KNKT.

“CVR dibawa dengan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dan nantinya benda tersebut selanjutnya dibawa ke kantor KNKT untuk diteliti lebih jauh dengan pengawalan ketat TNI”, ujar Pangarmabar.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa saat ini sudah dua bagian Black Box AirAsia yang berhasil ditemukan. Keduanya adalah rekaman data penerbangan atau FDR yang tengah dalam proses pengunduhan data, serta bagian lain berisi rekaman suara cockpit atau CVR. “Operasi SAR yang dilakukan TNI merupakan instruksi khusus dari Panglima TNI dengan sasaran mengevakuasi korban dan pencarian Black Box. Hal ini diperkuat dengan pembentukan Satuan Tugas SAR dan berkoordinasi dengan Basarnas dan KNKT”, tutup Pangarmabar.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

 

ads2

  Berita Terkini
 
• KPK Tangkap Sestama BNPB dan 13 Pejabat termasuk Pihak Swasta

• BAM DPR Terima Aduan Warga Kebon Sirih Soal Tukar Guling Masjid Al Hurriyah dan Soroti Lokasi Pengganti di Pasar Minggu

• Pergantian Kapolri, Suyudi Ario Seto Resmi Pimpin Korps Bhayangkara Gantikan Listyo Sigit Prabowo

• Pasal 18 PKPU Nomor 19/2023 Diduga "Selundupan" Syarat Pendidikan, Pemohon MK: Gibran Didiskualifikasi

• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2