Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI: Kiat Menjadi Orang Sukses dan Menjadi Orang Luar Biasa
2016-08-20 06:01:44
 

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 68 Pasukan Paskibraka di Mabes TNI, (Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Sembilan jurus menjadi orang sukses adalah ; Berdoa kepada Tuhan YME (Great Prayer), Bermimpilah setinggi- tingginya (Great Dreamer), Berbuat maksimal mewujudkan mimpi (Action), Selalu optimis bahwa pasti akan terkabul (Optimist), tetap fokus wujudkan mimpi (Focus), menghadapi hambatan harus fleksibel (Flexible), harus memiliki relasi (Networking), tetap belajar (Keep Learning), lakukan semuanya dengan hati (Do by Heart).

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan pengarahan kepada 68 Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta timur, Jumat (19/8).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan kepada para Paskibraka untuk terus fokus menggapai cita-cita dengan selalu bertanya kepada diri masing-masing, apakah masih memiliki optimisme dengan cita-cita, apakah sudah memiliki network baru, pengetahuan baru sebagai evaluasi diri dan harus dilakukan setiap saat.

"Melalui evaluasi dapat diketahui hal apa yang belum dikerjakan, lakukan hal tersebut dan suatu hari kamu akan terkejut bahwa cita-citamu pasti akan terwujud, kamu pasti bisa!," kata Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Hal ini menurut Panglima TNI sangat dibutuhkan dalam persaingan dunia global yang semakin ketat, Indonesia sebagai Negara equator harus mempersiapkan kader-kader generasi yang memiliki disiplin tinggi, jiwa nasionalisme tinggi dan mau belajar pengetahuan apapun, kemudian untuk Paskibraka telah memiliki modal tersebut.

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam kesempatan tersebut merasa senang dapat betatap muka dengan calon-calon pemimpin bangsa yang telah selesai menunaikan tugasnya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka.

"Mungkin dulu ketika sebelum menjadi Paskibraka melihat bendera Merah Putih itu biasa-biasa saja dan mendengar lagu Indonesia Raya juga merasa biasa-biasa saja, hal itu bukan karena tidak memiliki rasa nasionalisme tetapi memang rasa nasionalisme itu perlu dipupuk," ungkapnya.

Kegiatan pengarahan yang berjalan sekitar 1 jam dan dihadiri para pejabat Mabes TNI dan Angkatan, serta para pendamping dan pembina Paskibraka tahun 2016 tersebut, dari para Paskibraka mengungkapkan rasa syukur dan senang mendapat pengarahan yang mampu membuka pikiran dan hati serta mengetahui bahwa persaingan di era global ini semakin ketat.

Sebelum mengakhiri pengarahannya Panglima TNI mengelompokkan orang ke dalam 5 kriteria menghadapi tantangan dan peluang dan yang paling tinggi tingkatannya yaitu Orang Luar Biasa.

"Jadilah kalian orang Luar Biasa, yaitu orang yang sedang mendapatkan musibah, tetapi dia mengubahnya menjadi sebuah peluang untuk bangkit dan dapat memanfaatkannya secara maksimal," jelasnya.(TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

 

ads2

  Berita Terkini
 
Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2