Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI Jamin Keamanan Investor Asing
Thursday 30 Oct 2014 14:33:18
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko secara resmi membuka acara ceramah Ekonomi oleh Prof. Gustav F. Papanek, seorang Profesor Emiritus Ekonomi di Universitas Boston, sekaligus Presiden Boston Institute for Developing Economies (BIDE) di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko secara resmi membuka acara ceramah Ekonomi oleh Prof. Gustav F. Papanek, seorang Profesor Emiritus bidang Ekonomi di Universitas Boston, sekaligus Presiden Boston Institute for Developing Economies (BIDE) di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur, Kamis (30/10/2014). Ceramah tersebut diikuti oleh 408 personel TNI berpangkat Kolonel ke atas di lingkungan Mabes TNI se-Jabodetabek, dengan rincian 107 orang berpangkat Perwira Tinggi (Pati) dan 301 orang berpangkat Kolonel.

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kekuatan pertahanan ditopang oleh kekuatan ekonomi yang baik. Hubungan antara pertahanan dan kesejahteraan, bagaikan dua sisi mata uang. Sebuah negara dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, dapat dipastikan kekuatan militernya terbangun dengan baik.

Lebih lanjut dikatakan, kepada seluruh jajaran anggota TNI untuk berusaha semaksimal mungkin menjaga ketentraman wilayah Indonesia. Hal ini akan berdampak pada kesediaan investor untuk menanamkan modalnya di Indonesia. “Dari awal saya telah berkata dengan lantang bahwa Panglima TNI akan menjamin kepada investor untuk datang ke Indonesia”, ujar Jenderal TNI Moeldoko.

“Indonesia memiliki peluang besar dalam pembangunan sektor ekonomi. Demografi yang akan dinikmati Indonesia harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Bonus demografi itu dapat menjadi peluang sekaligus sebagai ancaman bagi bangsa. Ancaman datang saat SDM nya tidak siap atau sebaliknya”, kata Panglima TNI.

Prof. Gustav F. Papanek adalah Profesor Emiritus bidang Ekonomi di Universitas Boston, sekaligus Presiden Boston Institute for Developing Economies (BIDE). Prof Papanek telah aktif di Indonesia sejak awal tahun 1960-an ketika menjabat sebagai Director of Harvard’s Development Advisory Service, cikal bakal Harvard Institute for International Development (HIID). Disamping itu, juga masih aktif memberikan nasihat kepada pemerintah dan organisasi internasional tentang strategi pembangunan, pengentasan kemiskinan dan penciptaan lapangan pekerjaan, serta isu-isu ekonomi lainnya.

Ceramah yang menyampaikan makalah Economic Choices Facing the New President (Pilihan Ekonomi yang dihadapi Presiden baru) tersebut, dilaksanakan sejalan dengan dinamika perkembangan situasi saat ini. Menuntut adanya wawasan dalam berbagai disiplin ilmu bagi para perwira TNI, termasuk pengetahuan tentang perekonomian. Hal ini juga sejalan dengan upaya peningkatan profesionalisme prajurit, salah satu langkah yang dilakukan adalah mendapatkan informasi sebanyak mungkin tentang perkembangan yang terjadi di luar TNI.

Dalam ceramahnya Prof. Gustav Papanek juga menyampaikan bahwa Indonesia memiliki kesempatan untuk memperbaiki taraf hidup seluruh rakyatnya. Perbaikan taraf hidup tersebut dapat dilakukan dalam periode pertama masa jabatan Presiden baru, dengan cara menggapai 10 persen angka pertumbuhan pendapatan nasional per tahun, serta menciptakan 21 juta lapangan kerja yang layak dan produktif selama lima tahun.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2