Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Panglima TNI Saksikan Uji Fungsi Alat Komunikasi Tank Leopard
Wednesday 10 Jun 2015 17:50:43
 

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menerima paparan dan menyaksikan demonstrasi pengecekan Uji Fungsi Alat Komunikasi Tank Leopard.(Foto: Istimewa)
 
BANDUNG, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Asrenum Panglima TNI Mayjen TNI Sumedy, Aslog Panglima TNI Marsda TNI Nugroho Prang Sumadi, Askomlek Panglima TNI Marsda TNI M. Yunus, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Dedi Kusnadi Thamim, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Fuad Basya, Waaspers Panglima TNI Brigjen TNI Karsiyanto dan Waaster Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Sturman Panjaitan, menerima paparan dan menyaksikan demonstrasi pengecekan Uji Fungsi Alat Komunikasi Tank Leopard, di Pusdikkav Padalarang Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/6).

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI selain menerima paparan alat komunikasi Tank Leopard dari Mr. Sendy Olejniczatk juga menyaksikan demonstrasi komunikasi dari Tank Leopard ke Pusdik Infanteri, demonstrasi komunikasi antar Tank Leopard, komunikasi Tank Leopard dengan satuan Infanteri dan demonstrasi komunikasi internal awak Tank Leopard.

Panglima TNI dalam sambutannya mengatakan, kebijakan TNI untuk membangun interoperability dalam konteks hardware dan software, harus memperhatikan hal-hal yaitu mempersempit merk radio, karena banyak sekali merk radio sehingga kita tertarik untuk membelinya, kita terlalu banyak merk radio sehingga sulit untuk merawatnya. PPRC sudah menggunakan radio Harris, Marinir, dan harapan saya Kavaleri juga menggunakan radio Harris agar pada saat latihan gabungan mudah, tidak perlu membeli satu alat lagi untuk mengintegrasikan karena satu populasi dan ini perlu dipikirkan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI terinspirasi dari upaya Tentara Amerika untuk menyederhanakan berbagai Alutsista yang menuju ke satu jenis agar pemeliharaannya menjadi efisien dan kita menuju kesana, saat ini mulai bagus, TNI AL menggunakan Bell, TNI AD menggunakan Bell sehingga pemeliharaannya jauh lebih murah dan mudah karena satu jenis.

Panglima TNI menekankan kepada Komandan Pusat Kavaleri supaya radio yang canggih ini penuh dengan aksesoris dan fungsi, diharapkan para personel pengawak dapat menggunakan alat tersebut dengan baik. Data sudah tersedia supaya dipahami dan dipergunakan dengan sebaik-baiknya serta dioptimalkan penggunaanya. Saat ini mulai dipikirkan bagaimana menggunakan software ini untuk dimainkan dari posko satu dan ditingkatkan di posko dua bagaimana, dan bisa ditambah lagi dalam penciptaan situasi yang tiba-tiba sehingga unsur Komando di dalam Tank itu selalu berfikir bagaimana cara untuk mengatasinya.(tni/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejari Magetan Tahan Ketua DPRD Dkk Dugaan Korupsi Rp 242 M Dana Hibah

Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2