Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Inggris
Partai PM Cameron Menang Pemilu di Inggris
Saturday 09 May 2015 05:11:19
 

David Cameron dan istrinya di depan Downing Street, kantor dan kediaman PM Inggris di pusat kota London.(Foto: Istimewa)
 
INGGRIS, Berita HUKUM - Setelah di luar dugaan membalikkan jajak pendapat dan unggul jauh atas tiga partai lain, Perdana Menteri David Cameron, yang juga pemimpin Partai Konservatif, berjanji bahwa pemerintahnya akan mewakili semua kepentingan di Inggris. Partainya tidak memerlukan dukungan partai-partai lain untuk mewujudkan janji-janji kampanye karena mendapatkan kursi yang lebih dari cukup untuk menjadi kekuatan mayoritas di parlemen.

Cameron mengatakan akan menambah kewenangan bagi pemerintah lokal di Skotlandia setelah Partai Nasional Skotlandia (SNP) merebut kursi di hampir semua daerah pemilihan di Skotlandia.

Ia juga berjanji untuk menambah kewenangan bagi pemerintah di Wales dan Irlandia Utara.

Terkait isu Uni Eropa, Cameron mengatakan akan menggelar referendum keanggotaan Inggris di organisasi ini.

Sebelum pencoblosan hari Kamis (7/5) semua jajak pendapat memperlihatkan bahwa Partai Konservatif dan Partai Buruh -kekuatan oposisi utama- akan bersaing ketat.

Namun penghitungan di berbagai daerah pemilihan menunjukkan Partai Konservatif unggul jauh.

Pemimpin Partai Buruh, Ed Miliband, mundur dan mengatakan bertanggung jawab atas hasil buruk partainya di pemilu kali ini.

Nick Clegg, ketua Partai Liberal Demokrat, mitra Konservatif di pemerintahan koalisi dalam lima tahun terakhir, juga mengundurkan diri.

Sementara, Presiden Obama pada Jumat mengucapkan selamat ke Perdana Menteri Inggris David Cameron pada "kemenangan pemilu mengesankan."

Obama mengatakan ia telah "menikmati bekerja sama dengan Perdana Menteri Cameron" dan terlihat "ke depan untuk terus memperkuat ikatan antara negara kami, karena kami bekerja sama atas nama perdamaian global, keamanan dan kemakmuran," ujarnya dalam sebuah pernyataan.

Presiden Obama juga mengakui "Hubungan khusus dan penting" antara Amerika Serikat dan Inggris.

Obama kemudian disebut Cameron secara pribadi mengucapkan selamat kepadanya.

Obama dan Cameron memiliki hubungan pribadi yang dekat. Persahabatan mereka cukup kuat bahwa pemimpin Inggris mengatakan awal tahun ini Presiden menyebutnya "bro" ketika dua berbicara di telepon. Mereka juga menghadiri March Madness kuliah pertandingan basket bersama-sama pada tahun 2012.

Kedua pemimpin telah berkolaborasi pada berbagai isu internasional, termasuk perundingan nuklir dengan Iran, memerangi Negara Islam di Irak dan Suriah, dan menanggapi intervensi militer Rusia di Ukraina.(BBC/thehill/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Inggris
 
  Rishi Sunak: Siapa Dia dan Mengapa Dia Mau Menjadi Perdana Menteri Inggris Sekarang?
  Skandal Pesta dan Pelecehan Seksual di Balik Mundurnya PM Inggris Boris Johnson
  Brexit: Inggris Akhirnya Resmi Meninggalkan Uni Eropa
  Pemilu Inggris: Bagaimana Boris Johnson Meraih Kemenangan Terbesar dalam 3 Dekade
  Boris Johnson Menjadi PM Inggris dengan Dukungan Suara Kurang dari 0,34% Pemilih
 
ads1

  Berita Utama
Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

4 WNA asal China Ditangkap Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Papua

 

ads2

  Berita Terkini
 
Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2