Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Unjuk Rasa
Pedagang Pasar Ciawi Berunjukrasa Kedua Kalinya
Saturday 04 Aug 2012 19:38:14
 

Ilustrasi (Foto: Ist)
 
BOGOR, Berita HUKUM - Toko swalayan Ciawi kembali didatangi ratusan pedagang pasar Ciawi, Bogor, Jawa Barat. Para pedagang menuntut penutupan swalayan tersebut, yang berada di dekat dekat pasar, segera ditutup.

Saat massa aksi tersebut mendatangi swalayan tersebut, sontak pegawai swalayan pun menutup tokonya. Kedatangan aksi massa ini akibat adanya persaiangan tidak sehat atas adanya pedagang modern, sehingga mengakibatkan para pedagang di pasar Ciawi mengalami penurunan penghasilan.

Salah satu pedagang, Ahmad, menuturkan bahwa penjualannya menurun drastis. "Apalagi sekarang mau lebaran, pembeli lebih banyak ke toko ini dari pada ke toko yang ada di dalam pasar," paparnya, Sabtu (4/8).

Dalam aksinya yang telah dilakukan kedua kali ini mengakibatkan jalanan macet.(bhc/frd)



 
   Berita Terkait > Unjuk Rasa
 
  Robert Amsterdam: Suthep Pemimpin Taliban Thailand
  Komunitas Kretek Medan Unjuk Rasa Tolak Hari Anti Tembakau
  Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Bersatu Dalam Menperingati Hardiknas Di Mendikbud Jakarta
  DPR Cermati Unjuk Rasa Menolak RUU Ormas
  Pukul Pengunjuk Rasa, Kasat Intelkam Polresta Medan Dipropamkan
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2