Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Pelantikan
Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Polda Metro Gelar Rekayasa Lalin
Sunday 14 Oct 2012 23:49:01
 

Acara Pelantikan Joko Widodo dan Basuki Thahja Purnama oleh Mendagri RI.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait Pelantikan Gubernur DKI besok Senin, 15 Oktober 2012, Polda Metro Jaya melakukan Rekayasa Lalu Lintas. Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta periode tahun 2012-2017 di Gedung DPRD DKI Jakarta, maka Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa jalan.

Rekayasa jalan tersebut dimaksudkan untuk menghindari kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi pelantikan, dihimbau kepada para pengguna jalan yang tidak berkepentingan agar menghindari Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat. Terutama jalan di depan gedung DPRD DKI Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2012 pukul 08.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Kemudian untuk pengguna jalan dari arah Jalan Kebon Sirih depan Bank Indonesia yang lurus menuju arah Tugu Tani akan diarahkan belok kiri menuju Jalan M.H Thamrin, lalu berputar di Jalan Medan Merdeka Barat menuju Jalan Medan Merdeka Selatan dan Jalan Ridwan Rais hingga Tugu Tani.

Selanjutnya, untuk pengguna jalan dari arah Jalan Medan Merdeka Barat yang menuju arah Tugu Tani melewati Jalan Kebon Sirih diarahkan belok kiri ke Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Ridwan Rais, baru kemudian Tugu Tani. Untuk pengguna jalan dari arah Jalan Agus Salim yang meuju arah Tugu Tan,i diarahkan melewati Jalan Wahid Hasyim menuju Tugu Tani.

Sementara, bagi masyarakat yang ingin menghadiri acara pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, disarankan memarkirkan kendaraannya di area parkir IRTI Monas. Mengingat pengendara dilarang parkir di sepanjang Jalan Kebon Sirih, karena ditakutkan akan memicu terjadinya kemacetan lalu lintas hingga lumpuh.

Tidak ada penutupan di Jalan Kebon Sirih. Jika diitutup, tentu akan merugikan banyak pihak, mengingat di kawasan tersebut banyak kantor pemerintahan maupun swasta.(mbs/bhc/put)



 
   Berita Terkait > Pelantikan
 
  Basrief Arief Lantik 2 Staf Ahli Kejagung
  Wargani Lantik Komisaris dan Direksi PT CMMN
  Heryawan Resmi Dilantik Sebagai Gubernur Jabar
  Walah, Pelantikan Pejabat Eselon Aceh Utara Misterius
  Presiden Lantik Letjen Moeldoko Jadi KSAD
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

Rakyat berhak jadi hakim kinerja Menteri Prabowo, Emrus: Jangan hindari kabinet bayangan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2