Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
RPP Danau
Pembahasan PAK Rancangan Peraturan Pemerintah Tentang Danau
Wednesday 05 Dec 2012 14:47:40
 

Pembahasan Panitia Antar Kementerian (PAK) tentang Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tentang Danau, Selasa (04/12) di Jakarta.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Keberadaan danau sangat penting sebagai bagian dari wilayah sungai dan menjaga kelestarian fungsi sungai. Oleh karena itu, perlu disusun suatu Peraturan Pemerintah tentang Danau sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air yang nantinya dapat menjadi acuan dalam pengelolaan danau secara menyeluruh.

Demikian disampaikan oleh Direktur Sungai dan Pantai, Kementerian Pekerjaan Umum mewakili Direktur Jenderal Sumber Daya Air pada Pembahasan Panitia Antar Kementerian (PAK) Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tentang Danau, Selasa (04/12) di Jakarta.

Seperti halnya pengelolaan sumber daya air lainnya, pengelolaan danau melibatkan multi-sektoral. Pembahasan RPP tentang Danau hendaknya dapat menampung semua aspirasi sektor yang ada, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat. “Dengan dirumuskannya RPP ini nantinya diharapkan dapat memberikan solusi terkait permasalahan danau yang ada di lapangan, serta pemandu kegiatan dalam rangka pengembangan danau,” lanjut Pitoyo.

Selain Direktur Sungai dan Pantai, Pembahasan PAK RPP ini juga menghadirkan narasumber yaitu Selamet Budi Santoso (Jabatan Fungsional Ditjen SDA), Suprapto (Kepala Sub Direktorat Perencanaan Teknis Direktorat Sungai dan Pantai) dan Tjindra Parma sebagai moderator serta dihadiri oleh berbagai perwakilan dari kementerian negara, seperti Kementerian Kehutanan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pertanian, LIPI, akademisi dan instansi lainnya yang terkait dalam penyusunan RPP tentang Danau.

Kementerian Pekerjaan Umum sebagai penyusun RPP yang telah disetujui oleh Presiden RI melalui surat Menteri Sekretaris Negara ini menyadari pentingnya keberadaan dan kebersamaan dari berbagai kementerian untuk memberi masukan dalam RPP tentang Danau ini. “Kebersamaan, kerjasama dan koordinasi di antara kementerian ini diharapkan akan terus berlanjut dan berkembang sampai pada tingkatan institusi masing-masing, sehingga konsep-konsep pengelolaan danau secara terpadu akan lebih mudah diterapkan”, jelas Pitoyo.

Dalam pemaparannya, Pitoyo menerangkan pola pikir RPP tentang Danau yang berlandaskan UU No.7 Tahun 2004 pasal 25 ayat (3), pasal 36 ayat (2) dan pasal 58 ayat (2). Penyusunan RPP ini dilatarbelakangi oleh berbagai permasalahan seperti pendangkalan dan penyempitan danau, menurunnya muka air danau, meningkatnya pencemaran, penyerobotan ruang tepi danau, dan lain sebagainya. Obyek dalam RPP ini terdiri dari Ruang Danau dan Daerah Tangkapan Air (DTA). Sedangkan kegiatan pengelolaan danau yang diatur dalam RPP ini diantaranya Konservasi, Pendayagunaan, Pengendalian Daya Rusak, Pemberdayaan Masyarakat dan Sistem Informasi.

Pembahasan PAK RPP tentang Danau ini berlangsung aktif dengan adanya berbagai masukan khususnya dari kementerian lain yang terkait dengan lingkup kerjanya masing-masing, sehingga dapat menyempurnakan RPP tersebut dalam prosesnya menjadi Peraturan Pemerintah.(pu/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2