Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
EkBis    
Beras
Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Aman
Saturday 20 Aug 2011 00:32:45
 

Gudang penyimpanan beras (Foto: Istimewa)
 
BREBES-Stok beras nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan relatif aman, bahkan cukup hingga Desember 2011, yakni sebanyak 1,2 juta ton. Masyarakat tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan.

"Persediaan beras nasional dijamin aman hingga akhir 2011, karena pasokan dari berbagai daerah di Indonesia terus mengalir, dan selain itu beras impor dalam waktu dekat akan masuk untuk cadangan jika terjadi kekurangan," kata Menko Kesra Agung Laksono di Gudang Bulog Cimohong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (19/8).

Seperti dikutip Antara, Agung menambahkan, beberapa daerah penghasil beras nasional saat ini juga sedang panen raya, sehingga kenaikan harga beras serta adanya kelangkaan dimungkinkan terjadi akibat ulah para spekulan yang mencari keuntungan besar.

"Saya ingatkan kepada para para spekulan untuk tidak melakukan penimbunan beras dengan memanfaatkan momentum Lebaran untuk mencari keuntungan dengan cara curang dan merugikan masyarakat," katanya.

Pemerintah, lanjut politisi Partai Golkar ini, tidak hanya menjamin persediaan beras, tetapi kebutuhan sembilan bahan pokok lainnya seperti minyak goreng dan gula pasir, pemerintah juga telah melakukan antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan di pasaran khususnya selama Ramadan hingga Lebaran. (mic/ind)



 
   Berita Terkait > Beras
 
  Pemerintah Siap Tambah Impor Beras 1,6 Juta Ton, Total Jadi 3,6 Juta Ton
  Harga Beras Naik 'Tertinggi dalam Sejarah' - 'Ini Sangat Tidak Masuk Akal karena Kita Negara Agraris'
  Beras Langka Jelang Ramadhan, Legislator Ingatkan Pemerintah
  Pemerintah Potensi Impor 5 Juta Ton Beras, Komisi IV Soroti Tajam Keberpihakan Terhadap Nasib Petani
  Polemik Data Beras, Komunikasi Publik Antar 'Stakeholder' Pemerintah Harus Terbangun Baik
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2