Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Mapala
Pendaki Irfan yang Jatuh di Gunung Slamet Bukan Anggota Mapala UI
2016-04-18 22:52:35
 

Relawan mengevakuasi korban yang luka setelah melakukan pendakian di Gunung Slamet melalui jalur Baturraden, Senin (18/4). Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.(Foto: Purwokertokita)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Indonesia (Mapala UI) menyatakan Irfan Hidayat (19), pendaki dan mahasiswa UI yang jatuh di puncak Gunung Slamet pada, Sabtu (16/4) lalu bukan anggota Mapala UI. Pemberitaan media sebelumnya menyebutkan kalau Irfan anggota Mapala UI. Keterangan dari ketua Mapala UI, Mustofa Khoirul menjelaskan kalau Irfan bukan anggota Mapala.

"Berdasarkan daftar nama anggota, nama Irfan Hidayat bukan anggota Mapala UI. Kegiatan Irfan dan rombongan sejak 15-17 April lalu pun bukan bagian dari kegiatan Mapala UI. Kami tidak melakukan pendakian ke Gunung Slamet, saat kejadian menimpa Irfan," jelas Ketua Mapala UI Mustofa Khoirul, Senin (18/4) pada pewarta BeritaHUKUM.com.

Namun, mewakili Mapala UI, Mustofa turut menyampaikan rasa prihatin atas kejadian yang menimpa Irfan Hidayat, mahasiswa FISIP UI yang terjatuh saat menuju jalur Baturaden.

"Kami dari Mapala UI berharap agar proses evakuasi berjalan dengan lancar dan aman, agar Irfan dan rekan-rekan dapat kembali dengan selamat dalam kondisi yang sehat," pungkas Mustofa.

Irfan dikabarkan mengalami luka di kepala, dan sudah berhasil dievakuasi pada Senin (18/4) sore waktu setempat.(bh/rar)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

 

ads2

  Berita Terkini
 
Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2