Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Brazil
Pengadilan Tinggi Selidiki Dugaan Suap Untuk Masuk Timnas Brazil
Thursday 14 Mar 2013 12:04:45
 

Timnas Brazil.(Foto: Ist)
 
BRAZIL, Berita HUKUM - Mahkamah Pengadilan tertinggi olahraga Brazil memulai penyelidikan atas dugaan seorang presiden klub yang membayar suap supaya pemainnya masuk Timnas Brasil pada tahun 2001, Rabu (13/3).

Pekan lalu, presiden klub Sport dari kawasan timur Brazil, Luciano Bivar, megatakan dia membayar sejumlah uang untuk menjamin pemain lapangan tengah mereka, Leomar, bisa turun membela tim nasional.

Namun dia tidak menjelaskan pihak yang mendapat bayaran darinya dan rincian lainnya.

Jaksa penuntut, Paulo Schmitt, mengatakan akan melakukan pemeriksaan atas orang-orang yang terlibat dalam kasus itu.

"Saya tidak ingin hal itu terjadi. Namun kami harus menyelidiki, kami tidak bisa membiarkannya begitu saja yang dikatakannya," tutur Schmitt seperti dikutip kantor berita Reuters.

Turun beberapa kali

Dalam sebuah wawancara, Luciano Bivar mengatakan orang harus berhati-hati dengan para pemimpin sepak bola karena banyak yang melakukan bisnis dan bukan mendukung tim.

"Kami menggunakan langkah seperti itu. Kami mendorong Leomar masuk tim nasional. Kami membayar komisi baginya supaya bisa main dalam tim," tambahnya.

Bivar memiliki hubungan yang baik dengan manajer Timnas Brazil saat itu, Emerson Leao, yang sebelumnya menjadi manajer Sport.

Leao memanggil Leomar untuk memperkuat Timnas Brazil untuk Piala Konfederasi yang berlangsung di Jepang dan Korea.

Leomar sempat turun empat kali dalam kejuaraan tersebut dan setahun kemudian bertanding dalam babak penyisihan Piala Dunia melawan Peru.

Pada saat itu sebenarnya muncul sejumlah pertanyaan tentang masuknya Leomar ke tim nasional namun perbedaan pendapat tentang pemilihan pemain merupakan hal biasa di Brasil.

Walau kabar burung sudah lama terdengar tentang peran uang dalam memasukkan pemain ke Timnas Brazil, untuk pertama kalinya ada pernyataan terbuka dalam soal itu.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2