Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
TNI
Perdana Menteri Republik Afrika Tengah Resmikan Quick Impact Project Pasukan Garuda
Friday 12 Sep 2014 14:49:35
 

Launching Quick Impact Project yang pertama ini dilaksanakan di depan kantor Minusca Head Quarter oleh Perdana Menteri Republik Afrika Tengah Mahanat Kamoun didampingi beberapa Menteri, Rabu (10/9).(Foto: Istimewa)
 
BANGUI, Berita HUKUM - Menjelang di bukanya misi PBB yang baru di Central African Republic (CAR) dengan nama MINUSCA (United Nations Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) pada tanggal 15 September mendatang, Satuan Tugas (Satgas) Kizi TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXVII-A/Minusca yang merupakan komponen militer pertama hadir dengan peralatan dan atribut lengkap sebagai pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa setelah sebelumnya selama 8 bulan bertugas di Haiti, mendapat kehormatan sebagai pasukan zeni yang melaksanakan Quict Impact Project berupa proyek yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat dalam bentuk perbaikan infra struktur di Ibu Kota CAR, Bangui.

Peresmian Pembukaan/Launching Quick Impact Project yang pertama ini dilaksanakan di depan kantor Minusca Head Quarter oleh Perdana Menteri Republik Afrika Tengah Mahanat Kamoun didampingi beberapa Menteri, Rabu (10/9). Hadir dalam acara tersebut antara lain pejabat Minusca dan SRSG (Special Representative of Secretary General) Babakar Gaye.

Pada kesempatan itu, Komandan Satgas (Dansatgas) Kizi Konga XXXVII-A/Minusca Letkol Czi Alfius Navirinda K, juga melakukan pemaparan singkat tentang kegiatan yang akan dilaksanakan dengan menunjukkan Direksi Kit dan juga menjelaskan pekerjaan langsung di lapangan.

Menurut Letkol Czi Alfius Navirinda K, Pada tahap pertama kegiatan Quict Impact Project ini, Satgas Kizi TNI bertanggung jawab untuk melakukan perbaikan jalan sepanjang 3 KM yang menghubungkan daerah Kpetene PK 5 (Km 5) dan jalan paralel sekitarnya yang selama ini dianggap rawan terhadap pertikaian antar masyarakat. Tujuan dipilihnya wilayah tersebut juga merupakan permintaan khusus dari Ministry of Public Work (Kementerian Pekerjaan Umum Bangui) dan di setujui oleh Minusca dengan tujuan memperlancar kegiatan patroli pengamanan pasukan perdamaian.

Disamping itu juga, proyek ini diharapkan sebagai sarana promosi dan sosialisasi bagi misi Minusca agar masyarakat yang selama ini masih dihantui trauma akibat pertikaian berdarah sepanjang tahun 2013 lalu dapat merasakan keberadaan PBB di negara yang berada tepat di tengah benua Afrika dan diapit oleh 5 negara yaitu Sudan, Chad, Kongo, Republik Demokrat Kongo serta Kamerun tersebut. Proyek ini juga diharapkan akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, dalam konfrensi pers singkat di depan media internasional dan lokal yang hadir meliput pagi itu, Perdana Menteri serta SRSG menyepakati untuk saling mendukung percepatan keberhasilan Misi PBB di CAR. Sinergitas akan dibangun antara pemerintah dan United Nations (UN) sehingga kondisi keamanan serta roda perekonomian semakin baik di CAR. Kedua pejabat berharap Quick Impact Project pertama dilanjutkan dengan sasaran lain yang akan ditentukan.

Diakhir kegiatan dilakukan peresmian dimulainya pekerjaan secara simbolis dimana Perdana Menteri CAR dan SRSG berkenan menaiki Grader milik Satgas Garuda untuk kemudian meratakan tanah sebagai tanda dimulainya pekerjaan.(tni/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

 

ads2

  Berita Terkini
 
Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2