Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Polisi Tembak Mati Pria Pakistan Penyelundup Heroin 5 Kilo
2019-12-13 11:22:52
 

Konferensi pers terkait penyelundupan heroin 5 kg.(Foto: BH /amp)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap seorang penyelundup heroin berinisial SH. Pria warga negara Pakistan ini, juga dilumpuhkan oleh petugas dengan ditembak. Ia ditembak lantaran mencoba melawan petugas, saat akan menunjukkan tempat penyimpanan heroin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, SH merupakan pengedar heroin jaringan internasional. SH ditangkap di pintu keluar Mangga Dua Square.

"Polda Metro Jaya pada Rabu sekitar 17.30 WIB berhasil menangkap yang bersangkutan, kita menggeledah yang bersangkutan. Lalu kita temukan adanya 5 Kg heroin dan heroin ini menurut hasil lab (heroin) kelas 1," ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (12/12).

Usai digeledah, kata Yusri, SH mengaku masih menyimpan heroin di sebuah gudang di kawasan Jakarta. Namun saat dibawa ke gudang tersebut, SH melawan dengan mencoba merebut senjata petugas.

"Pada saat di perjalanan tiba-tiba yang bersangkutan coba melawan merebut senjata dari anggota dan terjadi pergumulan. Dengan tindakan yang terukur sesuai dengan prosedur, yang bersangkutan dilumpuhkan dengan tembakan," jelas Yusri.

"Yang bersangkutan sempat kita larikan ke rumah sakit, namun di perjalanan meninggal dunia," imbuhnya.

Diakui Yusri, ini merupakan kasus heroin dengan barang bukti terbesar yang pernah diungkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Kasus ini juga merupakan pengembangan kasus penyelundupan heroin yang diungkap sebelumnya, dengan barang bukti 1,2 Kg.

"Pengakuan SH sebelum ditembak, heroin tersebut didapat dari salah satu operator. Operator tersebut berada di salah satu Lapas yang ada di daerah Sumatera Selatan. Ini masih kita kembangkan," tukasnya.(sy/bh/amp)



 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Nasib akhir AKP Deky Jonatan bekingi bandar narkoba besar demi naik jabatan, dipecat dari polisi
  BNNP Kaltim Gagalkan Peredaran 1,5 Kg Sabu di Samarinda dan Balikpapan
  2 Pekan Tim Hyena Polresta Samarinda Menangkap 10 Tersangka dengan 2,5 Kg Sabu
  Nelayan Batam Minta Ganti Rugi Sebesar Rp 686,7 Miliar kepada Pemilik dan Nahkoda Kapal MT Arman 114 atas Perkara Pencemaran Laut
  5 Oknum Anggota Polri Ditangkap di Depok, Diduga Konsumsi Sabu
 
ads1

  Berita Utama
Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum

Pidato Presiden Tunjukkan Komitmen Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi

Aliansi PHPI Sorot Kinerja Polda Metro, Proses Hukum Kasus Pelecehan Seksual 3 Wanita Tak Kunjung Tuntas

Polri Amankan 321 WNA Operator Judi Online Scam Jaringan Internasional di Kawasan Hayam Wuruk

 

ads2

  Berita Terkini
 
KPK Tangkap 1.880 Pelaku Korupsi Selama 22 Tahun Berdiri

Gedung 13 Lantai RS Roemani Resmi Berdiri, Muhammadiyah Dobrak Mitos Angka Horor!

Prabowo sentil 'Hijau-Cokelat' jadi beking pelanggar hukum

Akademikus kritik narasi optimisme pemerintah: Jauh dari realitas, minim empati

Batal jadi ibu kota, CBA desak Kejagung usut proyek IKN yang habiskan anggaran Rp75,8 triliun

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2