Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Bom
Pos Polisi Tasikmalaya Dilempar Bom
Tuesday 14 May 2013 23:26:46
 

Polisi menjadi sasaran utama Aksi Terorisme di Indonesia dalam beberapa Tahun terakhir.(Foto: Ist)
 
TASIKMALAYA, Berita HUKUM - Seorang pria yang diduga berusia sekitar 30 tahun tewas setelah berupaya melempar seperangkat bom rakitan ke arah sebuah pos polisi lalu lintas di kota Tasikmalaya.

Polisi mengidentifikasi tersangka pelaku sebagai SL, yang pada Senin (13/05) malam melempar sebuah bungkusan benda ke arah Pos Polisi Lalu Lintas Mitra Batik, namun bom gagal meledak

Menurut saksi mata pelaku datang ke arah pos polisi dibonceng sepeda motor oleh seseorang, namun polisi mengatakan pelaku beraksi seorang diri.

"Kami sudah dapat nyatakan pelaku adalah SL, yang setelah gagal melempar bom lalu kabur tapi dikejar anggota," kata Ajun Komisaris Besar (Pol) Martinus Sitompul, Kabid Humas Polda Jawa Barat kepada Dewi Safitri dari BBC Indonesia.

Kepolisian daerah Jabar juga menyatakan tersangka pelaku pelemparan bom adalah anggota jaringan tersangka aksi teror M, yang pada Selasa (07/05) pekan lalu telah lebih dulu ditangkap.

"M ini kita tangkap di Cipacing, Jatinangor minggu lalu karena terkait aksi teror Tambora dan sebagainya," tambah Martinus.

Menurut Martinus patut diduga jika upaya percobaan penyerangan Senin malam merupakan aksi balas dendam terhadap aparat kepolisian.

Meski bom gagal meledak, selain menewaskan korban pelaku aksi tersebut juga membuat seorang anggota polisi lalu lintas cedera.

Ajudan Inspektur Satu (Aiptu) Wijartono luka berat akibat bacokan senjata tajam pelaku sebelum akhirnya dilumpuhkan petugas dengan tembakan hingga tewas.

Hasil pemeriksaan tim Gegana yang dikirim ke lokasi menyebut benda yang dilempar pelaku adalah bom rakitan berdaya ledak rendah.(bbc/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Bom
 
  Kecam Bom Di Gereja Surabaya, Zulkifli Hasan: Kemanusiaan Kita Terluka
  Terkait Pemboman Gereja di Surabaya, Berikut Tanggapan Pimpinan Pusat Muhammadiyah
  Teror Bom Surabaya, Kapolda Metro Jaya Mengeluarkan Telegram Jakarta Status Siaga 1
  Ada 9 Meninggal dan 40 Luka akibat 3 Bom Meledak di 3 Gereja di Surabaya
  Polsek Bontoala Makassar Dilempari Bom, Kapolsek Jadi Korban
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2