Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Prabowo: Saya Jadi Capres untuk Amankan Kekayaan Nasional
2018-10-12 09:13:43
 

Prabowo Subianto, Capres No Urut 02.(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Prabowo Subianto, Capres No Urut 02 menyatakan bahwa dirinya menjadi calon presiden agar dapat mengamankan kekayaan nasional yang selama ini ia anggap dikuasai segelintir orang dan pihak asing.

"Kita harus mengamankan kekayaan nasional kita. Kita harus hentikan kebocoran yang tiap tahun mengalir ke luar, dan untuk itulah saya maju di 2019 yang akan datang," ucap Prabowo.

Prabowo mengutarakan hal tersebut saat memberi sambutan dalam Rakernas Lembaga dakwah Islam Indonesia (LDII) di pondok pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta, Kamis (10/11).

Selama kurang lebih 50 menit, Prabowo memang menjabarkan pandangannya soal kondisi ekonomi Indonesia saat ini secara panjang lebar. Dia menyebut sebagian besar aset dan kekayaan alam Indonesia dikuasai hanya oleh segelintir orang.

Indonesia, kata Prabowo, memiliki kekayaan alam mineral yang merupakan modal untuk menjadi negara industri terkemuka.

Namun, dia menyayangkan Indonesia tidak merasakan keuntungan dari itu semua karena sebagian besar keuntungan mengalir ke luar negeri. Akibatnya, kesejahteraan tidak merata bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Saya persilakan saudara-saudara untuk menilai apakah apa yang saya sampaikan masuk akal atau tidak," ucap Prabowo.

Prabowo menganggap sistem ekonomi yang diterapkan Indonesia tidak sesuai dengan kehendak Pasal 33 UUD 1945.

Dia mengatakan seharusnya pengelolaan kekayaan alam dikuasai oleh negara untuk kemakmuran rakyat sebesar-besarnya. Dengan kata lain, tidak boleh dikuasai oleh segelintir pihak saja.

Prabowo yakin bahwa pengelolaan ekonomi sesuai Pasal 33 UUD 1945 adalah pola terbaik yang perlu diterapkan Indonesia. Dia bertekad menerapkan itu jika memenangkan Pilpres 2019.

"Apakah jalan keluar yang saya tawarkan masuk akal atau tidak yaitu jalan keluarnya adalah bahwa kekayaan nasional adalah bumi air dan semua kekayaan alam harus dikuasai negara dan dipergunakan sebesar besarnya untuk kemakmuran rakyat," kata Prabowo.(bmw/has/CNNIndonesia/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Beredar 'Bocoran' Putusan Pilpres di Medsos, MK: Bukan dari Kami
  Selain Megawati, Habib Rizieq dan Din Syamsuddin Juga Ajukan Amicus Curiae
  Ahli dari Kubu Prabowo Sebut Pencalonan Gibran Sesuai Putusan 90, Hakim MK Bilang Begini
  Bertemu Ketua MA, Mahfud MD Minta Pasangan Prabowo-Gibran Didiskualifikasi di MK
  Tak Mau Buru-buru Soal Hasil Pemilu, Koalisi Amin Kompak Tunggu Pengumuman KPU
 
ads1

  Berita Utama
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

 

ads2

  Berita Terkini
 
Kejagung Tangkap dan Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Tata Kelola Nikel

Komisi III DPR Beri Penghargaan Upaya Kapolres Metro Bekasi Redam Konflik hingga Warga dan Pengembang Damai

PUSPOM TNI Sebut 4 Oknum Anggota BAIS, Terduga Pelaku Penyiraman Aktivis KontraS Andrie Yunus

Diduga Peras Tersangka hingga Rp 375 Juta, Direktur Resnarkoba Polda NTT Dicopot

Presiden hingga DPR Minta Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2