Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Prabowo Subianto
Prabowo di Sidang PBB: Indonesia Siap Kerahkan 20.000 Orang untuk Perdamaian Gaza
2025-09-24 08:24:47
 

Presiden Prabowo saat berpidato di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa, New York, Amerika Serikat, Senin (22/9),(Foto: @prabowo)
 
NEW YORK, Berita HUKUM - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bersedia mengerahkan 20.000 putra dan putri Tanah Air untuk ikut membantu mengamankan perdamaian di wilayah Gaza, Palestina. Hal itu ia sampaikan saat berpidato dalam Sidang Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat pada Selasa, 23 September 2025.

"Kami akan terus mengabdi di mana perdamaian membutuhkan penjaga," kata Prabowo dipantau secara daring, Selasa.

Prabowo berujar pernyataan itu tidak sekadar omongan belaka. Menurut dia, komitmen Indonesia dalam membantu mewujudkan perdamaian dunia telah dibuktikan langsung di lapangan.

Dia mengklaim saat ini, Indonesia menjadi salah satu negara yang menyumbang pasukan penjaga perdamaian terbesar bagi PBB. Kepala negara berujar Indonesia juga bersedia berkontribusi secara finansial untuk mendukung perdamaian global.

Prabowo megatakan perdamaian sudah seharusnya perlu ditegakkan dan dijaga. Tak hanya yang terjadi di Gaza akibat serangan Israel, Prabowo mengatakan perdamaian harus tercipta di seluruh dunia.

"Di Ukraina, Sudan, Libya, di mana pun perdamaian perlu dijaga. Kami siap, kami akan menanggung beban ini," kata Prabowo.

Dia mengatakan Indonesia menaruh kepercayaan penuh terhadap PBB. Menurut dia, tanpa eksistensi PBB tidak ada satu pun negara yang bisa merasa aman. Apalagi, kata dia, saat ini planet bumi sedang tertekan. "Ketidakamanan pangan, energi, dan air menghantui banyak negara," ucapnya.

Dalam Sidang Umum ke-80 PBB, Prabowo berpidato di urutan ketiga. Presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva berpidato di urutan pertama, kemudian disusul Donald Trump, Presiden Amerika Serikat berpidato di urutan kedua.

Prabowo tampil mengenakan jas biru beserta peci. Prabowo berpidato selama sekitar 19 menit dengan berbahasa Inggris.(Tempo/bh/sya)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2