Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Palestina
Prancis Sebut Israel Bantai Warga Sipil
Tuesday 05 Aug 2014 00:29:59
 

Tampak serangan Israel tadi malam di langit Gaza dan hancurnya kota Gaza (atas). Polisi menggunakan Water Cannons untuk bubarkan ratusan para demonstras di Kota Quezon Manila (tengah). Citra satelit yang dirilis oleh PBB menunjukkan tingkat kerusakan di Gaza (bawah).(Foto: Istimewa)
 
PRANCIS, Berita HUKUM - Prancis di luar dugaan mengecam keras tindakan Israel di Gaza dengan mengatakan militer Israel telah melakukan pembunuhan besar-besaran. Kecaman terhadap Israel ini disuarakan oleh Menteri Luar Negeri Laurent Fabius, yang untuk pertama kalinya menggunakan kata-kata pembunuhan besar-besaran terhadap warga sipil.

Fabius mengatakan persahabatan Prancis-Israel sudah berjalan lama dan Israel memiliki hak sepenuhnya untuk mendapatkan rasa aman, namun ini semua tidak bisa menjustifikasi pembunuhan terhadap anak-anak atau pembantaian terhadap warga sipil.

Fabius juga mengatakan Hamas ikut bertanggung jawab atas konflik di Gaza tapi tindakan Hamas tidak bisa dipakai sebagai dasar oleh Israel untuk melakukan apa yang digambarkan Klik oleh sekretaris jenderal PBB sebagai kejahatan.

Wartawan BBC di Paris Hugh Schofield melaporkan pernyataan Fabius ini menunjukkan pemerintah Prancis memperbesar tekanan terhadap Israel.

Biasanya Kementerian Luar Negeri Prancis lebih sering menggunakan bahasa yang diplomatis.

Seiring dengan makin besarnya korban di Gaza, Menlu Fabius tidak lagi memakai kata-kata 'normal'.

Dalam pernyataannya Fabius bertanya berapa banyak lagi korban yang harus tewas sebelum kekerasan di Gaza bisa diakhiri.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Palestina
 
  Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
  Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
  Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
  Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
  Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
ads1

  Berita Utama
Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

 

ads2

  Berita Terkini
 
• Temuan Ombudsman, Lapas Cibinong Diduga Kelola Hunian Napi ala Villa Mewah

• Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

• SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

• Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

• Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2