Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Presiden RI Tegaskan Tidak Ada Pergantian Panglima TNI
2016-11-10 01:34:55
 

Presiden RI Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat memberikan keterangan pers.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Saya menegaskan bahwa tidak ada pergantian Panglima TNI, karena beliau selama ini telah bekerja dan sesuai dengan apa yang diinstruksikan oleh Presiden. Demikian dikatakan Presiden RI Ir. H. Joko Widodo didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo kepada awak media, usai penganugerahan gelar Pahlawan Nasional di Istana Negara, Jl. Veteran, Jakarta Pusat, Rabu (9/11).

Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa, terkait isu pergantian Panglima TNI yang telah beredar di media sosial akan ditindaklanjuti. "Nanti Saya perintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, untuk mengusut penyebaran informasi bohong mengenai pencopotan jabatan Panglima TNI tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Panglima TNI dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa setiap informasi yang berkembang harus disikapi dengan cerdas dan diteliti kebenarannya. "Yang mengangkat saya adalah Presiden. Tentunya kalau ada pergantian, Presiden akan memanggil saya. Selama ini tidak ada (pemanggilan), orang-orang saja yang mengada-ada, makanya saya tidak komentar apapun juga," jelasnya.

"Saya Jum'at malam (4/11) bersama Presiden di sini, paginya juga bersama Presiden, kemarin Senin (7/11) di Mabes AD bersama Presiden, kemudian makan siang bersama Presiden dan Kapolri. Lalu isunya saya mau diganti, kalau informasi yang tidak benar pasti ada tujuannya dan silahkan anda analisa sendiri," ungkap Panglima TNI.

Menyikapi perkembangan potensi ancaman global, Panglima TNI menjelaskan bahwa upaya Proxy War terus dilakukan oleh Negara-negara yang menginginkan kekayaan alam Indonesia, sehingga menjadi kekhawatiran dan harus segera diantisipasi. "Kewajiban saya sebagai Panglima TNI dengan perangkat saya adalah menganalisa, hasil analisanya saya tidak mencurigai, tapi patut saya waspadai," terangnya

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa pada tahun 2015 Indonesia tercatat sebagai tiga negara besar yang paling optimis dan memiliki kepercayaan konsumen, karena kaya akan sumber daya alam sehingga berpotensi menjadi rebutan bangsa lain.

"Indonesia sedang bagus, kaya sumber daya alamnya, Presiden RI Joko Widodo pada saat disumpah, mengingatkan bahwa kekayaan akan sumber daya alam bisa jadi petaka, inilah yang harus kita waspadai, jangan mudah untuk di adu domba," tandas Panglima TNI.(TNI/bh/sya)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

 

ads2

  Berita Terkini
 
Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2