Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Natal dan Tahun Baru
Presiden SBY Minta Polri Amankan Natal dan Tahun Baru
Tuesday 20 Dec 2011 18:08:08
 

Sejumlah personel Polri melakukan penjagaan sebuah gereja (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta kesiapan aparat keamanan dalam pengamanan perayaan Hari Natal 2011 dan Tahun Baru 2012. Dengan kesiapan itu, diharapkan memberikan ketenangan bagi umat Kristiani merayakannya dengan damai dan aman.

"Jajaran keamanan perlu beri bantuan keamanan, agar kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru bisa berjalan dengan aman dan lancar," kata SBY dalam pengantarnya sebelum rapat paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (20/12).

Presiden meminta dalam rapat, Kapolri dan menteri terkait memberikan laporan tentang kesiapan mereka mengamankan Natal dan Tahun Baru. Hal ini sangat penting dalam upaya memberikan ketenangan dan rasa aman bagi masyarakat, agar tidak was-was saat merayakan hari besar tersebut.

Sementara Kapolri Jenderal Pol. Timur Pradopo mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah-langkah pengamanan dan memetakan daera-daerah mana yang rawan keamanan dalam menjelang maupun perayaan nanti. "Kapolda sudah mengidentifikasi kerawanan-kerawanan, melaksanakan operasi yang nantinya akan disampaikan kepada masyarakat," jelas dia.

Dalam kesempatan etrpisah, Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Boy Rafli Amar mengatakan, pihaknya telah menerjunkan 87.339 personel Polri dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru yang dengan menggelar Operasi Lilin. Operasi ini akan akan belangsung selama 10 hari mulai 24 Desember 2011 hingga 2 Januari 2012.

Menurut dia, dari 87.339 tersebut, 623 personil diambil dari Mabes Polri, sedangkan 86.716 personil lainnya diambil dari masing-masing Polda dengan rincian 53.156 dari Polda Prioritas I dan sebanyak 21.173 personil dari Polda Prioritas II.

Boy menambahkan, pihaknya membagi dua wilayah pelaksanaan Operasi Lilin 2011, yakni Wilayah Prioritas I dan Prioritas II. Untuk Wilayah Prioritas I terbagi menjadi 14 wilayah pengamanan yang meliputi, Polda Papua, Polda Maluku, Polda Sulawesi Tenggara, Polda Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Utara, NTT, Kalimantan Barat, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, DIY, Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Sematera Utara.

Sedangkan untuk wilayah prioritas II, Mabes membaginya menjadi 17 wilayah pengamanan yang akan disebar di Polda Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Timur, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Maluku Utara.

Untuk mengantisipasi aksi terorisme dan ancaman bom, lanjut dia, Polri mengamankan 32.232 gereja di seluruh Indonesia. "Terkait terorisme akan menjadi kegiatan kita dalam pengelolaan keamanan dengan monitoring dari jaringan-jaringan yang terpantau. Ini berlanjut dan tidak pernah berhenti. Penyelidikan yang tidak pernah berhenting dan terus berproses," imbuhnya.(inc/wmr/bie)



 
   Berita Terkait > Natal dan Tahun Baru
 
  Polda Gorontalo Gelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Persiapan Operasi Lilin Otanaha 2019
  Panglima TNI: TNI Siap Bantu Polri Amankan Natal dan Tahun Baru
  Panglima TNI: Pengamanan Terpadu Ciptakan Perayaan Natal Aman dan Damai
  Bupati Asahan Bersama Kapolres Asahan Pantau Pengamanan Natal
  Polisi Siap Gelar Operasi 'Lilin 2016'
 
ads1

  Berita Utama
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Silmy Karim Ditetapkan Tersangka KPK dan Disebut Terima Jatah Pemerasan Urus Izin Tinggal WNA Rp 100 Juta Tiap Minggu

Wamen Imipas Silmy Karim Dicari KPK Usai OTT KaKanim Jakarta Barat

Dadan Hindayana, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung Resmi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi MBG

 

ads2

  Berita Terkini
 
Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

Iran bombardir pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain

Nikita Mirzani apes kalah di pengadilan setelah gugatan Rp244 miliar pada Reza Gladys ditolak

Dikabarkan mundur, Purbaya bakal umumkan realisasi APBN Mei 2026 hari ini (5/6)

Kapal induk pertama Indonesia segera dikirim dari Italia, persiapan dipercepat

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2