Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
TNI
Presiden Yakin Jenderal Moeldoko Akan Mampu Bawa Perbaikan TNI
Saturday 31 Aug 2013 14:31:20
 

Panglima TNI Jenderal Moeldoko.(Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meyakini Panglima TNI Jenderal Moeldoko, yang dilantikannya di Istana Negara, Jumat (30/8), merupakan figur yang mampu membawa perbaikan-perbaikan di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Perbaikan yang telah kita mulai bersama harus dijaga agar TNI dapat tumbuh terus sebagai organisasi yang professional dalam melayani rakyat Indonesia dengan sepenuh hati,” kata Presiden SBY melalui fan page facebooknya, Jumat (30/8).

Dalam kesempatan itu, Presiden SBY menyampaikan ucapan terima kasih kepada mantan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono yang telah memimpin TNI, dan selamat bekerja kepada Jenderal Moeldoko. “Jaya terus TNI,” ujar Kepala Negara.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) secara bersamaan melantik Jenderal TNI Moeldoko sebagai Panglima TNI, dan Letjen TNI Budiman sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (30/8).

Moeldoko dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 50/TNI/Tahun 2013, menggantikan Laksamana Agus Suhartono yang memasuki pensiun. Sementara, Letjen TNI Budiman yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jendral Kementerian Pertahanan menempati posisi yang ditinggalkan Moeldoko sebagai KSAD.

Janji Netral

Dalam keterangan pers seusai dilantik Presiden SBY, Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengatakan, salah satu prioritas yang akan dilakukannya dalam mengemban tugas jabatan saat ini adalah menjamin netralitas TNI dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2014.

Selain itu, TNI juga harus turut berpartisipasi dalam mengamankan pemilu sehingga dapat berjalan dengan baik."Kita juga harus dapat berkontribusi dalam pemilihan umum nanti agar tidak ada hambatan apapun dari sisi logistik kami siap untuk membantu," katanya.

Selain itu, ada dua langkah prioritas lainnya yang ia emban. Pertama, ia akan melakukan konsolidasi untuk memahami organisasi. “Kira-kira tidak lama, itu untuk penguatan SDM, prajurit-prajurit TNI harus profesional disisi lain harus militan jangan alutistanya bagus prajuritnya memble," kata Moeldoko.

Panglima TNI menyebutkan, budaya prajurit TNI profesional juga perlu ditingkatkan. Tapi di sisi lain kulturnya akan diperbaiki, agar TNI dapat memahami kehendak rakyat.

Langkah kedua, menurut Moeldoko, peningkatan modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista). "Moderenisasi alutsista, akan kita tingkatkan dan jalankan dari waktu ke waktu, diharapkan pertumbuhan ekonomi kita semakin baik dan dengan sendirinya prajurit saya akan banyak diberikan alutista," pungkas jenderal kelahiran Kediri, Jawa Timur, 8 Juli 1957 itu.(skb/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > TNI
 
  Pengemudi Mobil Plat TNI Palsu Cekcok dengan Pengendara Lain Jadi Tersangka Pasal 263 KUHP
  Jenderal Maruli Simanjuntak Resmi Jadi Kepala Staf TNI AD
  Meutya Hafid: Utut Adianto Pimpin Panja Netralitas TNI Komisi I
  Komisi I DPR RI Sepakat Jenderal Agus Subiyanto menjadi Panglima TNI gantikan Laksamana Yudo Margono
  Aspek Netralitas Akan Jadi Sorotan Komisi I dalam RDPU Visi-Misi Calon Panglima TNI
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bareskrim gerebek Five Star Denpasar, tangkap 53 orang, manajemen terlibat?

Utang Whoosh diambil alih Kemenkeu dan diklaim tak bebani APBN, CELIOS: Bakal sama saja

Respons pasien BPJS Yurizal yang meninggal dan viral dirundung nakes, Menkes: Saya merasa gagal

Sejumlah pemkab/pemkot di Jateng tak sanggup bayar gaji ASN, Wagub: Sudah kita laporkan ke pusat

Satelit Lampung-1 milik perusahaan China siap diluncurkan, apa manfaat dan risikonya?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2