Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
BlackBerry
Produsen BlackBerry Ditantang Tumbuhkan Technopreneurship Indonesia
Wednesday 11 Jul 2012 07:09:48
 

BlackBerry 10 (Foto: Ist)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ajang kumpul developer BlackBerry 10 Jam World Tour yang diselenggarakan di Jakarta laris manis. Tempat duduk yang disediakan, sebanyak 250 kursi, habis dalam 6 jam.

Menanggapi sambutan antusias terhadap ajang tersebut, Sekditjen Aplikasi Telematika
Kementerian Kominfo dan Pelaksana Tugas Direktur Pemberdayaan Industri Telematika, Djoko Agung menantang Research in Motion (RIM) untuk turut menumbuhkan industri TIK lokal di tanah air.

"Ada OS yang jadi tolak ukur utama yaitu Apple, Android dan BlackBerry. Banyak aplikasi yang sudah ditawarkan di dalamnya, tapi mayoritas adalah pengembang asing," ujarnya, di Jakarta, Selasa (10/7).

"Kami menghimbau RIM untuk lebih aktif membangun potensi developer Indonesia, sehingga bisa memberikan benefit seimbang dan menumbuhkan technopreneurship di Indonesia," imbuhnya.

Dia mengatakan, meskipun saat ini sejumlah besar aplikasi di BlackBerry App World diwarnai oleh asing, saat ini jumlah para developer lokal semakin bertambah. Pengguna BlackBerry di Indonesia pun termasuk salah satu yang paling besar di dunia.

"Pengguna BlackBerry ada sekira 6 juta atau sekira 8 persen dari pengguna 77 juta pengguna BlackBerry di dunia," kata Djoko.

"Indonesia sampai saat ini masih menjadi pasar yang sangat baik. Tiap tahun terjual sekira 1 juta perangkat BlackBerry di sini. Untuk itu perlu bagi RIM prioritaskan developer Indonesia sehingga mampu mengembangkan ekosistem bagi developer," tambahnya.

Mereka juga mengharapkan RIM bisa mengembangkan potensi-potensi tersebut dari kota selain Jakarta. Sementra itu, Head of Developer Relations Asia Pacific at Research In Motion (RIM), Sarim Aziz mengatakan BlackBerry 10 Jam World Tour ini meraih sambutan hangat dari para pengembang lokal.

Jumlah 250 kursi yang disediakan RIM, habis dalam waktu 6 jam sehingga mereka memutuskan untuk menambah jumlahnya. "Kami putuskan menambah 100 kursi lagi, dan 3 jam kemudian tambahan tersebut habis. Ini menandakan antusiasme besar dari para developer si sini," pungkasnya.(bhc/nto)



 
   Berita Terkait > BlackBerry
 
  BlackBerry Siap Luncurkan Z3 Pekan ini
  BlackBerry Rugi, Pendiri Jual Saham Senilai Rp 317 Milyar
  Surat Blackberry Untuk Pengguna
  BlackBerry Akan Dijual Sekitar Rp 53 Triliun
  Kalah Bersaing, BlackBerry Kini Cari Selamat
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2