Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Palestina
Ramdi Hamdallah PM Baru Palestina
Sunday 01 Jun 2014 08:45:02
 

Rami Hamdallah (kiri) dan Mahmoud Abbas dalam pertemuan di Tepi Barat Kamis (29/5).(Foto: AFP).
 
PALESTINA, Berita HUKUM - Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, mengatakan telah memilih Perdana Menteri untuk memimpin pemerintah nasional bersatu, yang menggabungkan dua faksi, Fatah dan Hamas. Pengumuman pengangkatan Rami Hamdallah itu dikeluarkan untuk memenuhi batas waktu yang disepakati bulan lalu.

Abbas diberi waktu lima minggu untuk membentuk pemerintahan bersatu.

"Surat ini memberikan mandat kepada Doktor Rami Hamdallah untuk membentuk pemerintahan transisi baru. Selamat bertugas dalam menjalahkan tugas sulit yang akan ia lakukan," kata Abbas dalam upacara yang dihadiri Hamdallah di Tepi Barat, Kamis (29/5).

Israel mengakhiri perundingan damai dengan Palestina yang disponsori Amerika Serikat April lalu setelah Abbas menyepakati perjanjian partainya Fatah dengan Hamas.

Hamas dianggap Israel sebagai kelompok teroris.

Israel sempat mengancam akan mengenakan sanksi finansial terhadap Abbas bila ia tetap menjalankan kesepakatan dengan Hamas.

Fatah yang didukung Barat menguasai daerah yang diduduki Israel, Tepi Barat sementara Hamas -yang menolak mengakui negara Israel- menguasai Jalur Gaza.

Hamas dan Fatah menandatangani kesepakatan rekonsiliasi tanggal 23 April lalu.

Berdasarkan kesepakatan itu, kedua belah pihak akan bekerja sama untuk membentuk 'pemerintahan independen' yang akan membuka jalan untuk menyelenggarakan pemilu yang lama tertunda.(BBC/bhc/sya)



 
   Berita Terkait > Palestina
 
  Diminta AS mengakui Israel, begini sikap tegas Pakistan
  Terekam, Biadabnya Tentara Israel Rayakan Kehancuran RS Indonesia
  Insiden Terbunuhnya Ismail Haniyeh Perburuk Situasi Timur Tengah
  Muhammadiyah Konsisten Membela Palestina dari Dulu Hingga Kini
  Enam bulan pertikaian di Gaza dalam angka
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2