Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    

Rebutan Jalan, Sopir Bahan Bangunan Tewas Ditembak
Friday 13 Jan 2012 23:13:27
 

Ilustrasi (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Asep Suseno (27), seorang sopir toko material yang baru bekerja dua hari, harus menemui ajalnya dengan tragis. Hanya gara-gara senggolan kendaraan, dia harus kehilangan nyawa lantaran ditembak seorang pengendara motor. Korban yang menderita luka tembak di bagian pinggang, tewas dalam perjalanan ke RS Karya Medika II Tambun, Bekasi.

Kejadian penembakan ini terjadi di Jalan Raya Diponegoro KM 39. Tepatnya, di depan PT Sinde Budi Santoso, Kampung Kedung Gede, Setia Mekar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Peristiwa ini bermula, ketika mobil pick up Daihatsu Zebra Espass bernopol B 9878 VY sedang memutar Saat itu pula, satu unit motor yang ditumpangi dua orang, juga ikut memutar. Mobil material itu menyenggol motor tersebut. Seorang penumpang sepeda motor turun dan langsung menembak sopir.

Salih, 31, kernet mobil angkutan bahan bagunan itu, menyatakan bahwa dirinya tidak mengenali pelaku dan penyebab Asep ditembak. Tapi pengendara motor itu,sebelumnya pernah cekcok di sebuah gang kecil. Hal ini terjadi setelah Asep dan dirinya mengantar barang material di Kampung Kedung Gede.

“Asep sempat bilang, yang harus didahulukan adalah mobil, setelah itu baru motor. Tapi pengendara motor itu, balik arah dan mengikuti mobil. Saat di putaran itu, satu orang turun dan langsung bilang pada Asep, baru jadi sopir saja sudah sombong. Pelaku langsung mengeluarkan senjata dan menembak Asep dan langsung kabur,” jelas Salih.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kabupaten, Kompol NT Nurrocmat meyatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan pihaknya. Dua saksi sudah dimintai keterangannya. Polisi pun sudah mendapat kronologis dari jasus ini. Petugas masih mencari selongsong dari peluru yang ditembakan itu.

“Peristiwa ini berawal dari cekcok mulut yang terjadi dijalan sempit. Pelaku mungkin kesal korban tak mau mengalah, karena berebutan jalan yang gang sempit. Pelaku tidak terima dan mengejar mobil angkutan bahan bangunan itu. Setelah itu, pelaku melakukan penembakan. Kasus ini ditangani Polsek Tambung dan Polresta Bekasi,” jelas dia.(pci/irw)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2