Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Parliament Interfaith Dialog
Sejuta Harapan Untuk Interfaith Dialog di Bali
Thursday 22 Nov 2012 10:42:50
 

Ketua BKSAP DPR RI, Surahman Hidayat.(Foto: Ist)
 
BALI, Berita HUKUM - Sekitar 100 anggota delegasi kegiatan Parliament Event on Interfaith Dialog 21-24 November sudah berkumpul di Bali. Mereka terdiri dari 49 anggota parlemen dari sejumlah negara, selebihnya peserta dari organisasi sosial keagamaan dari dalam maupun luar negeri. Mereka akan berbicara tentang beragam permasalahan sosial keagamaan yang terjadi di banyak belahan dunia.

“Ini pertemuan luar biasa dan ada sejuta harapan yang muncul dalam dialog yang diselenggarakan di Bali ini. Semoga anggota parlemen bisa memberikan sumbangan bagi perdamaian dan harmoni dunia,” kata Zakaria M. Saleh anggota parlemen dari Chad disela-sela acara Welcome Dinner yang diselenggarakan Ketua BKSAP DPR RI Surahman Hidayat, di Nusa Dua, Bali, Rabu (21/11).

Dalam acara pembuka itu, para anggota delegasi memanfaatkan waktu tersebut untuk saling memperkenalkan diri sambil menikmati sajian hiburan seni tradisi dari Provinsi Bali. Para penari dari pulau dewata ini mempersembahkan tari Sekar Jagat dan Cendrawasih. Mereka juga berinteraksi mengajak para delegasi untuk mencoba menari bersama.

“Ini kunjungan saya pertama ke Bali. Terima Kasih atas keramahan sambutannya,” ujar Datin Hj. Zasia anggota delegasi dari Brunei Darussalam. Ia terlihat mencoba menggoyang-goyangkan bahunya ketika seorang penari menghampirinya untuk mengajak menari bersama.

Anggota parlemen dari negara yang bertetangga dengan Pulau Kalimantan ini berharap sidang Interfaith Dialog di Bali dapat menjadi ajang saling berbagi pengalaman antar negara. Apalagi menurutnya kegiatan dilaksanakan pada saat yang tepat, ketika solidaritas bangsa-bangsa di dunia sedang terfokus ke Gaza, Palestina.

Data terakhir yang berhasil dihimpun Parliamentary Event on Interfaith Dialog diikuti parlemen dari 17 negara diantaranya Australia, Austria, Bosnia Herzegovina, Mesir, Myanmar, Rusia, Saudi Arabia, Turki dan Uganda. Persidangan diharapkan akan melahirkan kesepakatan yang disebut Deklarasi Bali untuk mendorong negara-negara di dunia membangun harmoni diantara pemeluk agama.(iky/dpr/bhc/opn)



 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2