Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Aceh
Sekjen Kobra: Upaya Pemekaran Prov Aceh Adalah Provokasi
Wednesday 24 Jul 2013 22:25:36
 

Sekjen LSM Kobra, Amri Usman.(Foto: BeritaHUKUM.com/sul)
 
ACEH, Berita HUKUM - Menanggapi pernyataan Dewan Pertimbangan KP3 ALA Pusat, Armen Desky, seperti yang diberitakan di beberapa media masa yang pihaknya memastikan bahwa Provinsi Aceh Leuser Antara (ALA) akan segera dimekarkan oleh Pemerintah Pusat sebelum Pilpres mendatang.

Dalam pernyataannya, Armen ketika menghadiri buka puasa bersama Persatuan Pemuda Pancasila (PPP) di Banda Aceh pada Minggu kemaren mengatakan pemekaran Provinsi ALA bakal terwujud. "Kita do'akan saja, kalau tidak halangan apapun pemekaran provinsi ALA bakal terwujud," katanya kepada media massa.

Namun menurut Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Bersama Rakyat Aceh (Kobra), pernyataan tersebut merupakan bagian dari misi memecah-belahkan masyarakat Aceh, dan tentunya hal tersebut merupakan provokasi murahan dan menyesatkan.

"Itu adalah provokasi!, diminta jangan terus mencari perbedaan, cobalah cari kesamaan untuk membangun Aceh kedepan yang lebih baik, bukan musti terpecah belah," tandas Sekjen Kobra Amri Usman, Rabu (24/7).

Menurut dia, upaya pemekaran Provinsi Aceh untuk menjadi bererapa Provinsi bukanlah suatu ide yang patut didukung, karena hal itu akan memecah belah keutuhan wilayah Aceh, dan juga akan melahirkan raja-raja kecil yang pada akhirnya akan menjadi beban pada keuangan negara.

"Keutuhan wilayah Aceh sudah final dan tidak boleh ditawar-menawarkan lagi," tegasnya.(bhc/sul)



 
   Berita Terkait > Aceh
 
  Dapil 1 di Aceh Besar Banda Aceh Tgk. Mustafa Pecah Telor Hantar Wakil PDI-Perjuangan
  Hina Rakyat Aceh Secara Brutal, Senator Fachrul Razi Kecam Keras Deni Siregar
  Eks Jubir GAM Yakin Aceh Aman Jelang HUT GAM dan Pemilu 2019
  Mendagri: Jangan Menyudutkan yang Berkaitan dengan Dana Otsus
  Wabup Aceh Utara Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2