Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Tuduhan Fitnah
Seorang Jurnalis Terancam Dipenjara Akibat Mengkritik Presiden
Saturday 23 Jun 2012 15:52:40
 

Andrzej-Poczobut Jurnalis Suratkabar Polandia (BeritaHUKUM.com/frd)
 
GRONDO (BeritaHUKUM.com) - Andrzej Poczobut, seorang wartawan asal Belarusia, terancam hukuman penjara. Ancaman itu didapat akibat tuduhan fitnah yang dialakukannya kepada Presiden Belarusia Alexander Lukashenko.

Andrzej Poczobut merupakan pekerja di Suratkabar Polandia, Gazeta Wyborcza. Sebelumnya, ia pun sempat mengalami hal sama. Tahun lalu, dirinya sempat didakwa atas artikel yang berisi kritikan kepada Presiden Lukashenko. Kini ia terancam ditahan di Kota Grodno.

Istri jurnalis tersebut, Oksana Poczobut, mengatakan, Polisi telah menggeledah apartemen tempat tinggal mereka. Menurutnya, polisi telah menyita komputer serta melayangkan ancaman akan tetap mengawasinya, hingga jurnalis itu menghentikan kritikan terhadap Lukashenko.

"Polisi telah menahan, menggeledah apartemen, dan menyatakan bahwa dakwaan kriminal telah dijatuhkan kepadanya. Poczobut dinilai telah menghina Presiden," papar Ketua Serikat Pekerja Belarusia Anzelika Orechwo, demikian dikutip Associated Press, Sabtu (23/6). (bhc/frd)



 
   Berita Terkait > Tuduhan Fitnah
 
  Seorang Jurnalis Terancam Dipenjara Akibat Mengkritik Presiden
 
ads1

  Berita Utama
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Fahd El Fouz A Rafiq Diam Saat Ditanya Jadi Tersangka KPK yang Ketiga Kali

SETARA Institute Kritik Putusan Banding Kasus Andrie Yunus: Impunitas Diduga Menguat

Akhirnya MK hapus pasal penghinaan terhadap pemerintah, Prabowo dan Gibran tak bisa laporkan warga

Kasus 'Kardus Durian' Belum Tuntas, KPK Diminta Periksa Muhaimin Iskandar

Kerusuhan pengibaran bendera bulan bintang di Hari Damai Aceh - "Masalah bendera seperti api dalam sekam"

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2