Mereka menyatakan kelompok yang menamakan diri Negara Islam alias ISIS" /> BeritaHUKUM.com
Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Yordania
Serangan Teroris di Yordania, AS Keluarkan Peringatan Perjalanan
2016-12-25 13:37:13
 

Aparat keamanan Yordania terus melakukan penjagaan di pusat kota Arak setelah serangan pekan lalu.(Foto: Istimewa)
 
JORDANIA, Berita HUKUM - Kementerian luar negeri Amerika Serikat telah mengeluarkan peringatan perjalanan kepada seluruh warganya di Yordania setelah adanya "ancaman kelompok teroris" setelah serangan mematikan, awal pekan lalu.

Mereka menyatakan kelompok yang menamakan diri Negara Islam alias ISIS beserta komplotannya akan "terus merencanakan serangan" di Yordania. Lebih dari selusin orang, termasuk seorang turis Kanada, telah tewas dalam serangan di Yordania sejak pekan lalu.

Kemenlu AS juga memperingatkan kepada warganya yang tinggal di Mesir agar waspada menyusul serangkaian di negara itu.

Mereka disarankan tidak melakukan perjalanan ke semenanjung Sinai dan sekitarnya.

Target warga AS dan Barat

Dalam pernyataan resminya, Kemenlu AS mengatakan bahwa "organisasi teroris dan ekstrimis menyatakan akan melakukan serangan dengan target warga AS dan Barat di Yordania".

"Dalam setahun terakhir, pemerintah Yordania telah diberitahu oleh Kedutaan Besar AS bahwa ada sejumlah rencana serangan teroris dengan menargetkan warga AS dan Barat," demikian penjelasan peringatan tersebut.

Kastil kuno Tentara Perang Salib di kota Karak yang terletak sekitar 140 km di sebelah selatan ibukota Amman.

Yordan selama ini dipandang AS sebagai mitra utama dan pemain penting di wilayah regionl untuk ikut memerangi kelompok militan ISIS.

Kelompok jihad dilaporkan berada di balik serangan mematikan hari Minggu (18/12) lalu di pusat kota Karak yang menewaskan lebih dari 10 orang.

Selain menewaskan tujuh orang anggota pasukan keamanan Yordania, serangan itu juga menyebabkan seorang turis asal Kanada tewas.

Para penyerang melepas tembakan ke arah dua patroli posisi di Kastil kuno Tentara Perang Salib di kota tersebut, yang terletak sekitar 140 km di sebelah selatan ibukota Amman.(BBC/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Yordania
 
  Serangan Teroris di Yordania, AS Keluarkan Peringatan Perjalanan
  Parlemen Perempuan Dunia Desak Pemberdayaan Secara Politis
  Yordania Komitmen untuk Bebaskan Pilotnya dari Tangan ISIS
  Raja Abdullah II Undang Presiden SBY Berkunjung ke Yordania
  Pemantau PBB Asal Filipina Dibebaskan
 
ads1

  Berita Utama
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi di BRI dan Telkom terkait Pengadaan Layanan Notifikasi Perbankan

Dirut Pengembang Emeralda Resort Dipolisikan, Diduga Tipu Konsumen hingga Rp 117 Miliar

 

ads2

  Berita Terkini
 
Viral...Ketua dan Pengurus BEM UBK Akui Terima Sogokan Aksi Demonstrasi, Ada Disebut dari "Kapolda"

Ketua BEM FH UBK mengaku terima uang Rp20 juta usai demo bertemu Gibran, ini rincian aliran dananya

Heboh dugaan suap ketua BEM FH UBK jadi tanda wapres menunggangi demonstrasi mahasiswa

Korupsi BGN, Kejagung tolak permohonan justice collaborator Sony Sanjaya

Perolehan Gelar Doktor Kilat Kakorlantas Polri Jadi Sorotan Akademis.?

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2