Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Perang Cyber
Sering Diserang, AS Perkuat Keamanan Cyber
Thursday 14 Feb 2013 11:10:45
 

Logo United States Cyber Command.(Foto: Ist)
 
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Sejumlah serangan cyber yang menghantam instansi pemerintah Amerika Serikat (AS) cukup membuat 'gerah' Presiden AS Barack Obama. Sampai-sampai, Obama memerintahkan perlunya dilakukan peningkatan keamanan cyber di negara adidaya tersebut.

Improvisasi keamanan jaringan pada sejumlah infrastruktur kritis menjadi salah satu tujuannya. Lembaga National Institute of Standard & Technology menjadi salah satu yang ditunjuk untuk mengembangkan framework yang lebih baik. Terutama untuk aplikasi pada sejumlah bidang industri seperti transportasi dan pengolahan air, yang bakal disusul juga pada bidang kesehatan.

Menariknya, seluruh perintah yang tertera pada Executive Order yang telah ditandatangani oleh Presiden Obama tersebut wajib diselesaikan dalam waktu 240 hari sejak perintah tersebut dikeluarkan.

Departement of Homeland Security yang juga sebagai salah satu pelaksananya ditugaskan untuk mencari perusahaan maupun instansi yang sukarela untuk mengaplikasikan konsep cyber security terbaru yang bakal dikembangkan oleh pemerintah AS. Tentunya hal ini dilakukan guna mengetahui sekuat apa konsep keamanan cyber terbaru itu nantinya.

Diharapkan melalui Executive Order tersebut, serangan yang menyasar AS dapat diredam secara signifikan. Sebab bagaimanapun juga serangan-serangan cyber secara tidak langsung dapat mempengaruhi stabilitas keamanan nasional AS.(egd/bhc/rby)



 
   Berita Terkait > Perang Cyber
 
  Ketua DPR: Perang Masa Depan ke Arah Perang Cyber
  Serangan Siber Global 'Bisa Terjadi Lagi Hari Senin'
  Panglima TNI: Serangan Cyber Membahayakan Keutuhan Negara
  Inggris dan AS akan Jalani Simulasi Perang Siber
  November: Isu Penyadapan dan Perang Cyber Memanas
 
ads1

  Berita Utama
Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Terbukti bersalah, Nadiem dijatuhkan vonis 10 tahun penjara

Klarifikasi Tuduhan PETI, Kuasa Hukum PT Harmoni Alam Manise Beberkan Fakta

Hotman Paris Protes dan Tuding Kalapas Cipinang Diskriminasi soal Penahanan Razman Arif Nasution

 

ads2

  Berita Terkini
 
Roy Suryo menang di Praperadilan, PN Jaksel nyatakan penangkapan hingga penahanan kasus ijazah Jokowi tidak sah

Defisit APBN 2025 jebol, DPR ramai-ramai kritik pemerintah

Roy-Tifa Versus Jokowi: Masihkah Kekuasaan Mengendalikan Hukum?

Pemerintah diminta audit ulang kerugian Rp 600 triliun akibat under-invoicing ekspor sawit

Purbaya sebut IKN terlalu sepi jadi pusat finansial internasional

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2